Gelandang Timnas Denmark Cristian Eriksen. Instagram @chriseriksen8
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan, Laga Denmark vs Ukraina Dihentikan
Whisnu Mardiansyah • 8 June 2026 06:44
Odense: Pertandingan persahabatan antara tim nasional Denmark melawan Ukraina di Stadion Odense, Denmark, pada Minggu, 7 Juni 2026, terpaksa dihentikan setelah gelandang tuan rumah Christian Eriksen jatuh pingsan di babak kedua.
Peristiwa itu terjadi pada menit ke-65. Saat kejadian, Denmark sedang unggul 2-1 atas tim tamu. Eriksen tiba-tiba ambruk tanpa terduga di tengah lapangan.
Berdasarkan laporan Sport Illustrated, pemain Wolfsburg yang kini berkarier di Bundesliga tersebut sempat memegang dada sebelum akhirnya terkapar dan kehilangan kesadaran.
Insiden tersebut langsung menimbulkan kepanikan di kalangan pemain kedua tim, staf pelatih, petugas medis, hingga para penonton yang memenuhi stadion.
Tim medis segera masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan kepada Eriksen. Beberapa pemain langsung berteriak memanggil bantuan medis, sementara staf pendukung dan keluarga Eriksen bergegas menuju area lapangan.
Setelah mendapatkan penanganan cepat, pemain berusia 34 tahun itu berhasil sadar kembali. Eriksen kemudian mampu berdiri dan meninggalkan lapangan dengan berjalan kaki, disambut tepuk tangan meriah dari penonton. Setelah kejadian itu, panitia memutuskan untuk menghentikan pertandingan.
Beberapa jam kemudian, Asosiasi Sepak Bola Denmark (DBU) memberikan kabar terbaru tentang kondisi Eriksen melalui akun resmi mereka di media sosial X.
"Christian Eriksen dalam keadaan baik dan bisa berjalan sendiri meninggalkan lapangan. Ia akan menjalani serangkaian pemeriksaan medis di rumah sakit untuk mengetahui penyebab pasti insiden ini. Christian baik-baik saja. Ia meminta saya menyampaikan salam kepada semua pemain dan mengatakan kondisinya stabil," ujar dokter tim nasional Denmark, Morten Boesen, seperti dilansir Antara, Minggu, 7 Juni 2026.
Sementara itu, pelatih timnas Denmark, Brian Riemer, mengakui peristiwa tersebut menjadi pengalaman yang sangat mengguncang semua pihak yang berada di stadion.
"Pertama-tama, ini adalah pengalaman yang sangat mengejutkan bagi semua orang, baik staf, pemain, maupun tim lawan. Dokter Morten Boesen dapat memastikan bahwa Christian dalam kondisi baik. Itulah satu-satunya hal yang penting dalam situasi ini," kata Riemer.
Insiden ini kembali mengingatkan publik pada kejadian serupa yang dialami Eriksen saat membela Denmark di Euro 2020. Kala itu, ia mengalami henti jantung di tengah pertandingan.
Ia kemudian menjalani pemasangan alat pacu jantung sebelum akhirnya kembali berkarier di level tertinggi sepak bola Eropa.H ingga kini, penyebab kolapsnya Eriksen dalam laga melawan Ukraina masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.