Penanganan longsor di jalur penghubung antardesa di Jepara. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.
3.522 Warga Tempur Jepara Terisolasi Imbas Longsor
Rhobi Shani • 11 January 2026 15:21
Jepara: Sebanyak 3.522 warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara, Jawa Tengah, terisolasi setelah 18 titik longsor menutup jalur penghubung antardesa. Bencana yang terjadi akibat hujan deras sejak Jumat, 9 Januari 2026, membuat badan jalan sepanjang 50 meter hilang terseret aliran Sungai Gelis.
"Titik kritis lain berada di lokasi Jembatan Mbah Sujak, jalan terkikis sedalam 6 meter akibat sungai yang berpindah aliran" terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto, Minggu, 11 Januari 2026.
Menurut Arwin, kerusakan tidak hanya terjadi pada akses transportasi. BPBD Jepara mencatat enam rumah warga rusak, sementara jaringan listrik di Desa Tempur padam total akibat robohnya tiang listrik.
Saat ini, BPBD Kabupaten Jepara terus melakukan penanganan darurat. Tim telah melakukan koordinasi, asesmen, pembersihan manual dengan alat konvensional, membuka dapur umum, serta mengerahkan excavator. Namun, akses jalan utama masih tertutup.
"Pembersihan material longsor di titik pertama dilakukan malam tadi namun belum selesai karena kondisi cuaca," ujar Arwin.

Penanganan longsor di jalur penghubung antardesa di Jepara. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.
Kendala utama saat ini adalah cuaca ekstrem yang berpotensi memicu longsor susulan serta banyaknya material batu besar yang masih berjatuhan. Tim membutuhkan tambahan alat berat, seperti excavator tipe PC-75 untuk menanganinya, sekaligus pasokan logistik guna memenuhi kebutuhan ribuan warga terdampak.