Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Foto: Metrotvnews.com/Fachri.
Menhan Sjafrie Dorong Kerja Sama Teknologi Pertahanan Indonesia–Turki
Rahmatul Fajri • 10 January 2026 09:19
Jakarta: Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, mengawali rangkaian kunjungan kerjanya di Turki dengan melakukan pertemuan tingkat tinggi bersama Menteri Pertahanan Turki dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Turki. Pertemuan tersebut berlangsung di kompleks industri pertahanan ASELSAN, Ankara, Jumat, 9 Januari 2026.
Dalam courtesy call tersebut, kedua negara fokus membahas penguatan kerja sama strategis. Terutama pada pengembangan industri pertahanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan hubungan antarlembaga pertahanan.
“Indonesia memandang Turki sebagai mitra strategis dalam upaya memperkuat kemandirian pertahanan nasional. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pembangunan ekosistem industri pertahanan yang berkelanjutan,” ujar Sjafrie dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 10 Januari 2026.
Selain melakukan pertemuan bilateral, Sjafrie beserta jajaran juga meninjau langsung fasilitas industri pertahanan Turki di ASELSAN. Peninjauan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai kapabilitas serta perkembangan teknologi pertahanan mutakhir yang dimiliki Turki, guna membuka peluang kolaborasi yang lebih konkret bagi TNI.
Di akhir pertemuan, kedua negara sepakat untuk menjaga komunikasi dan koordinasi yang intensif melalui mekanisme kerja sama yang sudah ada. Hal ini dilakukan guna memastikan implementasi kerja sama pertahanan berjalan efektif dan sesuai dengan kepentingan nasional masing-masing negara serta menjaga stabilitas kawasan.
.jpeg)
Ilustrasi TNI. Foto: Medcom.id.
Dalam kunjungan ini, Sjafrie didampingi oleh delegasi tingkat tinggi, di antaranya Wakil Panglima TNI, Duta Besar RI untuk Turki, Kabaloghan Kemhan, serta Dirjen Strahan Kemhan.
Sementara itu, pihak Turki menghadirkan Menteri Pertahanan Turki, Kepala Staf Gabungan, Sekretaris Industri Pertahanan, serta jajaran pimpinan perusahaan pertahanan terkemuka seperti ASELSAN, ASFAT, dan Roketsan.