Direktur Pemberitaan Media Indonesia Abdul Kohar menerima Adam Malik Award 2026. Foto: YouTube Kemlu
Media Indonesia Borong Dua Gelar di Adam Malik Awards 2026
Muhammad Reyhansyah • 14 January 2026 11:38
Jakarta: Media Indonesia meraih penghargaan Media Cetak Terbaik dalam ajang Adam Malik Awards (AMA) 2026 yang digelar Kementerian Luar Negeri RI. Pada ajang yang sama, jurnalis Media Indonesia Ferdian Ananda Majni juga dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik.
Penghargaan tersebut disampaikan dalam rangkaian Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri RI 2026 di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026. Adam Malik Awards merupakan ajang apresiasi resmi pemerintah kepada media dan jurnalis yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam mendukung diplomasi dan kepentingan luar negeri Indonesia.
“Selamat kepada yang memperoleh Adam Malik Award. Semua yang masuk nominasi menurut saya merupakan media-media yang baik. Namun tentu saja hanya ada satu yang terbaik dan keputusan dewan juri biasanya tidak bisa diganggu gugat,” ujar Menteri Luar Negeri RI Sugiono.

Para pemenang Adam Malik Award 2026. Foto: Metrotvnews.com
Menlu Sugiono bahkan sempat melontarkan candaan dengan menyebut bahwa semua media yang masuk nominasi layak disebut sebagai media terbaik. Namun demikian, ia menegaskan bahwa penghargaan tetap diberikan berdasarkan penilaian profesional dan independen dari dewan juri.
Pada kategori Media Cetak Terbaik, Media Indonesia berhasil mengungguli empat media besar lainnya, yakni Jawa Pos, Kompas, Rakyat Merdeka, dan The Jakarta Post.
Sementara itu, pada kategori Jurnalis Media Cetak Terbaik, nama Ferdian Ananda Majni dari Media Indonesia keluar sebagai pemenang, mengalahkan jurnalis dari Rakyat Merdeka, The Jakarta Post, Jawa Pos, dan Pikiran Rakyat.
Selain Media Indonesia, Metro TV juga masuk dalam nominasi kategori Media Televisi terbaik termasuk juga jurnalis Metrotvnews yang masuk nominasi dalam kategori Jurnalis Media Online terbaik.
Penghargaan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Luar Negeri untuk membangun kemitraan strategis dengan media sebagai mitra diplomasi.