Waspadai Virus Nipah saat Bepergian ke India atau Bangladesh

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez

Waspadai Virus Nipah saat Bepergian ke India atau Bangladesh

M. Iqbal Al Machmudi • 8 February 2026 15:55

Jakarta: Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengajak masyarakat meningkatakan kewaspadaan pencegahan Virus Nipah. Terutama, saat bepergian ke negara-negara yang sedang mengalami peningkatan penularan Virus Nipah, seperti India dan Bangladesh.

"Nomor satu adalah kalau ke daerah-daerah yang ada virus nipah seperti India dan Bangladesh, jangan makan buah, dan jangan makan daging babi harusnya kita enggak makan," kata Budi, dikutip pada Minggu, 8 Februari 2026.

Budi mengatakan hewan kelelawar sebagai inang alami Virus Nipah sering memakan buah dari pohonnya. Kemudian, buah yang terpapar virus tersebut umumnya sering menjadi konsumsi pakan babi.

"Virus tersebut dibawa oleh kelelawar, kemudian virusnya ditransmisikan ke buah. Buah umumnya juga dimakan oleh hewan seperti babi, sehingga Virus Nipah yang dasarnya dari kelelawar berpindah ke buah dan berpindah lagi ke babi," ujar dia.
 

Baca Juga: 

Ini Asal Mula Nama Virus Nipah



Ilustrasi. Medcom

Budi juga mengingatkan agar masyarakat tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PBHS) dan memakai masker saat ke negara-negara tersebut.

"Tapi kalau misalnya nanti jalan pesan saya tetap waspada dan harus hati-hati, karena virus itu bisa juga menular lewat droplet," ujar dia.

Sebelumnya, Disease Outbreake News (DONs) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan resmi meninggalnya pasien akibat infeksi Virus Nipah (NiV) di Bangladesh. Kasus kematian pertama akibat Virus Nipah di 2026 adalah perempuan berusia antara 40-50 tahun, tinggal di distrik Naogaon, Divisi Rajshahi, daerah Timur Laut Bangladesh. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)