Sejumlah turis asing yang menjadikan Stasiun Malang di Kota Malang sebagai gerbang utama liburan mereka/KAI Daop 8 Surabaya.
36 Ribu Turis Asing Padati Stasiun Malang hingga September 2026
Daviq Umar Al Faruq • 27 October 2026 19:07
Malang: Gelombang kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Timur terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun ini. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat ada puluhan ribu turis asing yang menjadikan Stasiun Malang di Kota Malang sebagai gerbang utama liburan mereka.
Selama periode Januari hingga September 2026, tercatat sebanyak 36.119 penumpang warga negara asing (WNA) tiba di Stasiun Malang. Pada rentang waktu yang sama, terdapat 19.875 wisman yang bertolak meninggalkan Kota Bunga menggunakan moda transportasi bebas hambatan tersebut.
Secara akumulatif, total pergerakan wisman di Stasiun Malang menyentuh angka 55.994 penumpang. Volume tersebut mengalami lonjakan sebesar 1,3 persen jika dibandingkan dengan periode serupa pada tahun 2025 yang berada di angka 55.250 orang.
“Malang memiliki beragam potensi wisata, mulai dari sejarah, budaya, kuliner, hingga keindahan alam. Melalui layanan kereta api yang menghubungkan Malang dengan berbagai kota, KAI turut memberikan alternatif transportasi bagi wisatawan mancanegara untuk menikmati destinasi wisata sekaligus mengenal kekayaan budaya dan kehidupan masyarakat setempat,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Selasa 27 Oktober 2026.
Daya tarik ikonik seperti Kawasan Kayutangan Heritage dan Kampung Warna-Warni Jodipan memang terus memikat perhatian para pelancong luar negeri. Tak hanya berhenti di pusat kota, mobilitas wisatawan ini umumnya berlanjut menuju destinasi alam favorit seperti Kota Batu hingga kawasan Gunung Bromo.

Sejumlah turis asing yang menjadikan Stasiun Malang di Kota Malang sebagai gerbang utama liburan mereka/KAI Daop 8 Surabaya.
Guna menjaga tren positif tersebut, pihak operator berjanji akan terus meningkatkan keandalan armada serta kualitas pelayanan bagi seluruh penumpang. Langkah ini diambil demi memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi para turis internasional.
“Kami berharap Stasiun Malang dapat terus menjadi salah satu pintu akses yang memudahkan wisatawan dalam menikmati berbagai destinasi di Malang dan sekitarnya. Dengan dukungan transportasi yang andal, kami ingin turut mendorong pertumbuhan pariwisata daerah serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutup Mahendro.
Bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin merencanakan liburan di Jawa Timur, pemesanan tiket kereta dapat dilakukan dengan mudah. Seluruh jadwal perjalanan dan ketersediaan kursi dapat diakses secara cepat melalui aplikasi Access by KAI atau saluran penjualan resmi KAI lainnya.