KM Dorolonda Beroperasi di Pelabuhan Donggala Mulai 31 Oktober

Ilustrasi - Penumpang saat memasuki KM Dharma Kencana V di Pelabuhan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng). ANTARA/Moh Salam)

KM Dorolonda Beroperasi di Pelabuhan Donggala Mulai 31 Oktober

Silvana Febiari • 21 October 2026 19:08

Donggala: KM Dorolonda dijadwalkan mulai bersandar di Pelabuhan Donggala, Sulawesi Tengah, pada akhir Oktober 2026. Kapal ini akan melengkapi layanan pelayaran penumpang bersama KM Lambelu yang beroperasi di Pelabuhan Pantoloan, Palu.

"Jadi ada dua kapal penumpang yang beroperasi di Sulawesi Tengah yakni KM Dorolonda di Pelabuhan Donggala dan KM Lambelu di Pelabuhan Pantoloan Palu," kata Kepala PT Pelni Kantor Cabang Palu Christian Moreys Nainggolan, dilansir dari Antara, Rabu, 21 Oktober 2026.

KM Lambelu tetap melayani penumpang di Pelabuhan Pantoloan hingga akhir 2026. "Hanya KM Dorolonda mulai 31 Oktober sudah beroperasi di Pelabuhan Donggala," ucapnya.


Menurut dia, penempatan kapal-kapal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan dan menunggu keputusan dari kantor pusat.

"Hingga saat ini jadwal KM Lambelu tiba di Pelabuhan Pantoloan 15 November mendatang dengan tetap melayani penumpang menuju sejumlah daerah, antara lain Makassar, Parepare, Balikpapan, Tarakan, Nunukan, Maumere dan Larantuka," sebutnya.

Untuk KM Dorolonda dijadwalkan sandar di Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober dan 10 November 2026. "KM Dorolonda beroperasi di Pelabuhan Donggala itu merupakan arahan dari pusat, kami di cabang hanya menjalankan perintah," ujarnya.


KM Dorolonda milik Pelni. (Dokumentasi/ Pelni)


Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Donggala sudah mematangkan persiapan penyambutan perdana KM Dorolonda sandar di Pelabuhan Donggala tersebut.

Bupati Donggala Vera Elena Laruni menyebutkan sandarnya KM Dorolonda di Donggala bukan sekadar agenda transportasi, melainkan peluang besar untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Khususnya bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Kehadiran Kapal Pelni ini adalah rahmat untuk Kabupaten Donggala, jadi harus ada penyambutan yang menandai semangat para pelaku UMKM kita," ungkap Vera.

Ia menjelaskan kesiapan infrastruktur pendukung di kawasan pelabuhan sudah rampung mencapai 90 persen. "Kelengkapan fasilitas umum dan jaminan keamanan menjadi prioritas utama agar proses sandar dan turun naik penumpang dapat berjalan lancar," jelasnya.

Diketahui terdapat dua kapal sandar di Pelabuhan Donggala, yakni KM Dharma Kencana V dan KM Dorolonda.

(Silvana Febiari)