Forum Pemred Indonesia bersama Dewan Pers menggelar ajang Run for Good Journalism di Jakarta. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.
Run for Good Journalism Menyuarakan Pentingnya Tugas Jurnalistik untuk Publik
Muhammad Alvi Randa • 18 October 2026 17:25
Jakarta: Forum Pemred Indonesia bersama Dewan Pers menggelar ajang Run for Good Journalism di Jakarta dengan tema "Pers untuk Publik". Kegiatan ini menyuarakan pentingnya tugas-tugas jurnalistik bagi kepentingan publik.
"Topik yang dipilih sangat kontekstual, Run for Good Journalism, dan Jurnalisme for Publik. Jadi untuk jurnalis mengingatkan diri kita bahwa pada ujungnya tugas-tugas jurnalistik adalah untuk kepentingan publik," ujar Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di lokasi, Minggu, 18 Oktober 2026.
Ajang lari tahunan yang memasuki tahun keduanya ini menjadi sarana diplomasi publik guna mendekatkan komunitas pers dengan masyarakat luas. Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat dan insan pers tampak membanjiri pergelaran tersebut.
Ajang olahraga ini juga menjadi simbol akselerasi bagi media konvensional untuk terus adaptif dan bergerak cepat dalam menghadapi persaingan ketat. Khususnya dengan media sosial serta platform-platform digital baru.
.jpeg)
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid (tengah). Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.
Dalam momentum ini, Forum Pemred turut menyoroti pentingnya menjaga kode etik jurnalistik di tengah badai hoaks guna memastikan kebenaran dan akurasi pada setiap informasi yang diterima publik. Melalui industri media yang sehat dan berintegritas, komunitas pers optimistis dapat kembali menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap pers nasional.
"Tentu memegang teguh kode etik jurnalistik, sehingga informasi yang sampai ke publik betul-betul yang paling benar, paling akurat di tengah era misinformasi saat ini," ujar Meutya.
Di sela-sela pembagian doorprize, Dewan Pers bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menyerahkan santunan kepada keluarga dari lima jurnalis yang gugur saat menjalankan tugas jurnalistik.