Low Tuck Kwong jadi orang terkaya di Indonesia. Foto: Forbes.
Harta Low Tuck Kwong Kembali Bertambah usai Anjlok, Jadi USD16,8 Miliar
Eko Nordiansyah • 27 September 2026 12:30
Jakarta: Harta kekayaan pendiri PT Bayan Resources Tbk, Low Tuck Kwong, kembali bertambah setelah sempat turun tajam pada pekan lalu. Melansir data real-time Forbes per 26 September 2026, kekayaan Low diperkirakan mencapai USD16,8 miliar. Angka itu menempatkannya di peringkat ke-164 orang terkaya di dunia.
Nilai tersebut lebih tinggi USD200 juta dibandingkan catatan Forbes pada 22 September 2026, ketika kekayaan Low turun menjadi USD16,6 miliar. Saat itu, penurunan terjadi seiring merosotnya harga saham Bayan Resources atau BYAN.
Meski kembali bertambah, kekayaan Low masih di bawah posisi sebelum penurunan tersebut. Pada 21 September 2026, hartanya tercatat sebesar USD18,2 miliar. Dengan demikian, terdapat selisih USD1,4 miliar antara catatan pada 21 dan 26 September.
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Kekayaan dari bisnis batu bara
Forbes mencatat sumber utama kekayaan Low Tuck Kwong berasal dari bisnis batu bara melalui PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Karena itu, pergerakan harga saham BYAN turut memengaruhi estimasi nilai kekayaannya. Saat harta Low turun menjadi USD16,6 miliar pada 22 September 2026, saham BYAN juga tengah melemah.Pergerakan saham tersebut terjadi di tengah rencana perubahan kepemilikan Bayan Resources. Low bersama putrinya, Elaine Low, telah menandatangani perjanjian bersyarat untuk menjual 10 miliar saham BYAN, atau sekitar 30 persen saham perseroan, kepada PT Jhonlin Baratama pada 16 September 2026. Hingga laporan pada 22 September, transaksi itu belum rampung.
Di luar bisnis batu bara, Low juga mengendalikan Metis Energy, perusahaan energi terbarukan di Singapura. Forbes mencatat ia memiliki kepentingan bisnis di Samindo Resources dan The Farrer Park Company. (Selsha Septifanie Gunawan)