AS Tarik Seluruh Pesawat Pengebom B-1 dari Pangkalan Inggris Usai Dugaan Serangan

Pesawat pengebom Amerika Serikat B-1. Foto: Anadolu

AS Tarik Seluruh Pesawat Pengebom B-1 dari Pangkalan Inggris Usai Dugaan Serangan

Muhammad Reyhansyah • 5 October 2026 09:43

London: Amerika Serikat (AS) menarik seluruh pesawat pengebom strategis B-1 yang ditempatkan di Pangkalan Udara RAF Fairford, Inggris, setelah fasilitas tersebut menjadi sasaran dugaan rencana serangan.

Menurut laporan The Wall Street Journal, Minggu, 4 Oktober 2026, Pentagon mengonfirmasi seluruh pesawat pengebom AS yang sebelumnya dikerahkan ke RAF Fairford telah dipindahkan kembali ke pangkalan asalnya di Amerika Serikat.

“Kami dapat mengonfirmasi bahwa seluruh pesawat pengebom AS yang dikerahkan ke RAF Fairford telah dipindahkan kembali ke pangkalan asalnya di Amerika Serikat,” kata Pentagon dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Anadolu.

Penarikan sekitar 12 pesawat B-1 tersebut dilakukan setelah polisi kontra-terorisme Inggris menangkap enam tersangka yang diduga terkait rencana serangan terhadap pangkalan itu. Pejabat AS dan Inggris menyatakan rencana tersebut berhasil digagalkan pada Minggu sebelumnya.

Polisi sebelumnya menahan lima pria Inggris pada 27 September di sekitar RAF Fairford setelah menemukan tiga van yang mencurigakan. Kelima orang tersebut kemudian dibebaskan dengan jaminan polisi, tetapi masih dalam penyelidikan.

Pada 1 Oktober, polisi kontra-terorisme menangkap seorang pria berusia 25 tahun berkewarganegaraan ganda Inggris-Iran. Ia ditangkap atas dugaan mempersiapkan aksi teror yang berkaitan dengan insiden tersebut.

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengatakan terdapat “indikasi kuat” yang mengarah pada keterlibatan Iran dalam rencana tersebut. Namun, ia menegaskan penyelidikan kepolisian masih berlangsung.

Teheran membantah keras keterlibatan dalam operasi yang berhasil digagalkan itu.

RAF Fairford, yang berada di Gloucestershire, selama perang dengan Iran digunakan AS sebagai salah satu pangkalan utama untuk mengerahkan pesawat pengebom dalam melancarkan serangan.

(Fajar Nugraha)