Berikut Jurus Menjadi Full Time Trader Andal saat Bertansaksi Saham

Ilustrasi. FOTO: dok MI

Berikut Jurus Menjadi Full Time Trader Andal saat Bertansaksi Saham

Angga Bratadharma • 24 July 2023 11:02

Jakarta: Hadirnya perusahaan layanan keuangan berbasis teknologi digital dalam pasar modal di Tanah Air mendorong anak muda untuk memulai investasi di pasar modal Indonesia. Bukan tidak mungkin, pertumbuhan investor bakal terus meningkat di masa-masa mendatang.

Data Kustodian Efek Sentral Indonesia (KSEI) menunjukkan jumlah investor individu pasar modal Indonesia per akhir Juni 2023 mencapai 11,1 juta Single Investor Identification (SID), tumbuh sekitar 8,5 persen YtD. Dari sisi demografi, sekitar 57 persen investor individu pasar modal berusia 30 tahun ke bawah.

Banyak dari investor baru ini yang tertarik untuk menjadi full-time trader. Mengambil keuntungan dari pergerakan harga saham tentu sangatlah menguntungkan, jika dilakukan dengan benar. Untuk menjadi trader andal, seorang trader harus mengetahui tips-tips trading saham yang benar agar tidak salah langkah.

Melansir Ajaib Sekuritas, Selasa, 24 Juli 2023, Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih, memberikan panduan untuk menjadi full time trader dan menjadi trader andal dalam melakukan transaksi saham yakni:

Menghimpun modal yang dibutuhkan

Sebelum memulai menjadi full-time trader, ada baiknya untuk memenuhi dana setara pendapatan setara satu tahun terlebih dahulu. Dana tersebut akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti sandang, pangan, papan, dan cicilan utang. Tujuannya agar tak terbebani oleh kebutuhan sehari-hari selama trading.

Selain itu, sebaiknya menyiapkan dana darurat setara sekitar 3-6 kali pengeluaran bulanan. Dana darurat ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tak terduga seperti insiden kecelakaan, pengobatan, dan sejenisnya. "Semakin besar jumlah dana darurat, maka makin aman kondisi keuangan dan makin stabil kondisi psikologis saat memulai trading full-time," kata Ratih.

Menyiapkan strategi saham

Sisihkan waktu dulu untuk mempelajari seluk-beluk trading saham. Setidaknya, trader harus memahami analisis fundamental, teknikal, dan memahami cara membaca sentimen pasar. Trader dapat mulai bereksperimen trading saham dengan modal kecil terlebih dahulu di sekuritas favorit yang memiliki berbagai fitur trading untuk mendukung keputusan transaksi saham.

Perhatikan order jual dan beli

Perhatikan saham-saham yang memiliki ketimpangan sangat tinggi antara order beli jauh lebih banyak daripada jual. Perhatikan transaksi order jual dan beli di titik kritis, yaitu 10 menit saat awal dan akhir perdagangan dan beberapa menit menjelang penutupan sesi satu.

"Ketimpangan ini adalah indikasi kenaikan kuat saham yang berarti ada sesuatu yang menjadikan saham ini menarik dan banyak dibeli oleh trader," kata Ratih.

Disiplin dalam rencana dan bersikap realistis terhadap keuntungan

Seorang full-time trader dituntut untuk meraih potensi profit secara konsisten dalam jangka panjang. Untuk itu, ia harus mampu bersikap tegas dan disiplin dalam segala situasi. Kesalahan umum yang sering dilakukan oleh trader adalah tidak konsisten dengan trading plan yang dibuat.

 
Kondisi yang perlu dihindari trader, yaitu ketika saham yang dipilih naik biasanya trader terbuai sampai melewati level target yang dibuat dalam trading plan. Begitu juga sebaliknya, jika sahamnya turun, tidak disiplin cut loss dan melebihi level stop loss yang ditentukan di awal.

"Ketika target keuntungan tercapai, trader harus mampu melepas saham pada saat itu juga. Ketika analisis ternyata keliru dan harga saham merosot, trader harus mampu cut loss tanpa ragu,” pungkas  Ratih.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Angga Bratadharma)