Pesawat AT-802, registrasi PK-PAA tahun 2022. (Markho87/Jetphotos)
Spesifikasi Air Tractor AT-802, Pesawat Angkut BBM yang Jatuh di Kalimantan
Riza Aslam Khaeron • 19 February 2026 16:36
Jakarta: Sebuah pesawat sewa (charter) dilaporkan jatuh di wilayah Nunukan, Kalimantan Utara, pada Kamis siang, 19 Februari 2026. Pesawat tersebut tengah mengoperasikan layanan kargo pengangkut bahan bakar untuk misi distribusi BBM Satu Harga di wilayah perbatasan.
Saat kejadian, pesawat dilaporkan baru saja menyelesaikan misi distribusi ke Long Bawan dan sedang dalam perjalanan kembali menuju Bandara Juwata, Tarakan. Manajemen Pelita Air mengonfirmasi bahwa armada yang mengalami insiden tersebut adalah Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA.
Air Tractor merupakan perusahaan manufaktur pesawat asal Amerika Serikat yang didirikan oleh Leland Snow pada tahun 1978. Pada tahun 1989, Leland Snow mulai merancang pesawat pilot tunggal berkapasitas besar yang secara khusus ditujukan untuk kebutuhan pemadaman kebakaran dari udara (aerial firefighting).
Setelah melalui proses perancangan, modifikasi, sertifikasi, dan manufaktur selama lebih dari satu tahun, unit produksi pertama pesawat satu kursi AT-802 akhirnya berhasil diluncurkan pada tahun 1990. Pada tahun 2023, Air Tractor mencatatkan pencapaian penting dengan memproduksi unit AT-802 ke-1000 yang dipasarkan secara global.
Lantas seberapa canggih pesawat berpilot tunggal yang telah diproduksi selama lebih dari 40 tahun tersebut? Berikut adalah rincian spesifikasi dan performanya:
Spesifikasi Teknis AT-802A

Pesawat AT-802A. (Dok. Air Tractor)
| Fitur | Detail Spesifikasi |
|---|---|
| Tipe Mesin | P&W PT6A-65AG |
| Tenaga Mesin (SHP) | 1.295 @ 1.700 RPM |
| Baling-baling | Hartzell HC-B5MP-3F/M11276NS |
| Berat Lepas Landas Maksimum | 16.000 lbs (7.257 kg) |
| Berat Pendaratan | 16.000 lbs (7.257 kg) |
| Kapasitas Hopper | 800 US gal (3.028 L) |
| Kapasitas Bahan Bakar | 254 US gal (961 L) |
| Rentang Sayap | 59,2 ft (18,04 m) |
| Luas Sayap | 401 sq ft (37,29 m²) |
| Baca Juga: Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Nunukan |
Performa Penerbangan
| Parameter | Nilai Performa |
|---|---|
| Kecepatan Jelajah (8.000 kaki) | 191 mph (166 kts) |
| Kecepatan Kerja (Tipikal) | 130-160 mph (113-139 kts) |
| Jarak Tempuh (Ekonomi Jelajah) | 610 mi (982 km) |
| Laju Tanjak (Rate of Climb) | 780 fpm pada 16.000 lbs |
| Jarak Lepas Landas | 2.000 ft pada 16.000 lbs |
| Kecepatan Stall (Flaps Up) | 107 mph (92 kts) pada 16.000 lbs |
| Kecepatan Stall (Flaps Down) | 91 mph (79 kts) pada 16.000 lbs |
