Italia menyita aset senilai Rp4,15 triliun yang terkait dengan bos mafia Matteo Messina Denaro. (Anadolu Agency)
Italia Sita Aset Rp4 Triliun Milik Bos Mafia Cosa Nostra
Muhammad Reyhansyah • 30 May 2026 09:16
Roma: Italia mengumumkan penyitaan aset senilai USD232 juta atau sekitar Rp4,15 triliun yang terkait dengan mendiang bos mafia Matteo Messina Denaro dalam operasi yang melibatkan sejumlah wilayah keuangan lepas pantai.
Dalam pernyataan pada Kamis, 28 Mei 2026, kepolisian Italia mengatakan aset tersebut dikumpulkan sejak 1980-an dan digunakan untuk kepentingan Messina Denaro.
Denaro ditangkap pada 2023 setelah buron selama 30 tahun dan meninggal dunia di penjara pada tahun yang sama.
Polisi menyebut penyitaan dilakukan di sejumlah wilayah dan negara, termasuk Andorra, Cayman Islands, Gibraltar, Lebanon, Luxembourg, Monaco, Spain, Switzerland, serta Italia.
Dalam penyelidikan tersebut, tiga orang juga ditangkap.
Melansir TRT World, Jumat, 29 Mei 2026, Messina Denaro dikenal sebagai salah satu pemimpin paling kejam dalam Cosa Nostra, sindikat kriminal asal Sisilia yang menjadi inspirasi film The Godfather.
Ia divonis bersalah atas keterlibatan dalam pembunuhan hakim anti-mafia Giovanni Falcone dan Paolo Borsellino pada 1992, serta serangkaian pemboman mematikan di Roma, Florence, dan Milan pada 1993.
Salah satu dari enam hukuman penjara seumur hidup yang dijatuhkan kepadanya terkait penculikan dan pembunuhan putra berusia 12 tahun dari seorang saksi dalam kasus Falcone.
Pelarian Denaro
Denaro menghilang pada 1993 dan menghabiskan tiga dekade berikutnya dalam pelarian ketika pemerintah Italia meningkatkan operasi pemberantasan mafia Sisilia.Meski demikian, namanya tetap berada di urutan teratas daftar buronan paling dicari di Italia dan lambat laun menjadi sosok yang diselimuti legenda.
Keputusannya menjalani pengobatan kanker akhirnya mengungkap keberadaannya. Ia ditangkap pada 16 Januari 2023 saat mengunjungi sebuah klinik di Palermo.
Penyelidik kemudian menemukan bahwa ia tinggal tidak jauh dari kampung halamannya di Castelvetrano, Sisilia barat. Penangkapannya memberikan kelegaan bagi sebagian korban kejahatannya. Namun, Denaro tetap bungkam mengenai aktivitas mafianya.
Dalam wawancara setelah ditangkap, ia bahkan membantah pernah menjadi anggota Cosa Nostra.
Denaro sempat ditahan di L'Aquila sambil menjalani perawatan medis di dalam selnya. Pada Agustus 2023, ia dipindahkan ke rumah sakit dengan pengamanan ketat sebelum akhirnya meninggal dunia pada 25 September 2023.
Baca juga: Pria Italia Menyamar Jadi Ibu yang Sudah Meninggal demi Klaim Pensiun