Pemberlakuan rekayasa lalu lintas di Km 23 Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, Selasa (19/5/2026). ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Jasa Marga Berlakukan Contraflow di Tol Japek KM 23-28 Arah Cikampek
Whisnu Mardiansyah • 19 May 2026 09:18
Bekasi: PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung diskresi Kepolisian dengan memberlakukan rekayasa lalu lintas skema contraflow atau lawan arah. Pengaturan arus kendaraan ini diterapkan di jalur Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada ruas Kilometer 23-28 menuju Cikampek, terhitung mulai pukul 07.41 WIB, Selasa, 19 Mei 2026.
"Rekayasa lalu lintas ini dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi pekerjaan pemeliharaan jalan yang sedang berlangsung di Ruas Tol Jakarta-Cikampek," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, di Bekasi, Jawa Barat, seperti dilansir Antara, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia menyampaikan penerapan skema lawan arah bersifat situasional. Kebijakan ini didasarkan pada kondisi lalu lintas aktual di lapangan serta merupakan hasil diskresi Kepolisian guna mendukung kelancaran pengendara selama proses pemeliharaan jalan berlangsung.
"Pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini terus dilakukan evaluasi dan penyesuaian secara berkala sesuai kondisi volume kendaraan di lapangan," tuturnya.
Ria menegaskan, kegiatan pemeliharaan jalan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga mutu infrastruktur. Tujuannya agar ruas tol tetap aman, nyaman, dan andal bagi para pengguna jalan.
Selama pengerjaan berlangsung, pihak PT JTT telah menyiapkan petugas pengamanan di area kerja. Selain itu, koordinasi intensif terus dilakukan bersama aparat Kepolisian untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.
Pihak perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kesabaran serta pengertian dari seluruh pengguna jalan.
.jpg)
Kendaraan melintas akses Jalan Layang MBZ pada periode H+1 libur Kenaikan Yesus Kristus, Jumat (15/5/2026).ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
PT JTT turut mengimbau para pengendara untuk mengatur waktu perjalanan dengan sebaik-baiknya. Kondisi kendaraan juga perlu dipastikan dalam keadaan prima sebelum melintas di jalan tol. Selain itu, pengguna jalan diminta memastikan kecukupan saldo uang elektronik.
Para pengendara juga diharapkan senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta petunjuk dari petugas di lapangan. Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas tol dapat diperoleh melalui pusat pangguan 133 atau aplikasi Travoy.