Suasana Lapas Kelas I Malang. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq
Narapidana Lapas Kelas I Malang Ditemukan Meninggal Dunia
Daviq Umar Al Faruq • 20 May 2026 09:32
Malang: Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang, Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia pada Senin, 18 Mei 2026. Warga binaan berinisial S tersebut sempat mengalami penurunan kesadaran di dalam kamar hunian sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, menyampaikan petugas menerima laporan mengenai kondisi darurat kesehatan sekitar pukul 11.30 WIB. Narapidana tersebut kemudian segera dibawa ke Klinik Pratama Paricara guna mendapatkan penanganan awal dari tenaga medis lapas.
"Sekitar pukul 11.30 WIB petugas menerima laporan adanya warga binaan yang mengalami penurunan kesadaran di kamar hunian. Petugas bersama rekan sekamar langsung membawa yang bersangkutan ke Klinik Pratama Paricara untuk mendapatkan pemeriksaan dan tindakan medis awal," ujar Christo, Rabu, 20 Mei 2026.
Dokter dan perawat lapas langsung melakukan observasi terhadap kondisi narapidana tersebut. Namun, kondisi korban tidak menunjukkan adanya perkembangan yang membaik, sehingga diputuskan untuk merujuknya ke RSSA Malang.
Menurut Christo, dokter lapas meminta izin untuk membawa narapidana ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSSA sekitar pukul 11.40 WIB. Permohonan rujukan tersebut disetujui oleh Kalapas agar korban segera memperoleh penanganan medis lanjutan.
Baca Juga :
Ammar Zoni Kembali Masuk Lapas Nusakambangan
Narapidana tersebut tiba di IGD RSSA sekitar pukul 11.58 WIB dan langsung mendapatkan penanganan intensif dari tim dokter rumah sakit. Meskipun telah menjalani berbagai upaya medis secara maksimal, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.37 WIB.
"Warga binaan tiba di IGD RSSA sekitar pukul 11.58 WIB dan langsung ditangani tim dokter rumah sakit. Namun setelah dilakukan upaya medis secara maksimal, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.37 WIB," terang Christo.
.jpg)
Ilustrasi Medcom.id
Berdasarkan keterangan medis awal, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Pihak lapas memastikan bahwa seluruh prosedur penanganan kesehatan telah dijalankan secara cepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Pelayanan kesehatan warga binaan menjadi perhatian kami. Kami juga menyampaikan duka cita kepada keluarga almarhum dan memastikan seluruh hak warga binaan tetap diberikan dengan baik," tutup Christo.