Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik

President Prabowo Subianto bersama Presiden Rusia Vladimir Putin pada Eastern Economic Forum (EEF). Foto: Viory

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik

Muhammad Reyhansyah • 3 September 2026 12:59

Vladivostok: Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Indonesia sebagai mitra kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik. 

Ia menilai hubungan kedua negara terus berkembang, termasuk melalui peningkatan perdagangan dan kerja sama di berbagai sektor.

"Indonesia adalah mitra kunci Rusia di Asia Pasifik. Kita terkait dengan hubungan persahabatan selama bertahun-tahun," ujar Putin saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di sela-sela Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Kamis, 3 September 2026.

Putin mengatakan hubungan perdagangan antara Rusia dan Indonesia juga menunjukkan perkembangan positif. Menurut dia, volume perdagangan kedua negara meningkat 12 persen pada tahun lalu.

"Perdagangan antara kedua negara kita juga berkembang, pada tahun lalu volume perdagangan naik 12 persen," katanya.

Menurut Putin, kerja sama ekonomi kedua negara juga didukung oleh Komisi Bersama Rusia-Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis yang terus bekerja.

Ia menyebut Rusia dan Indonesia juga tengah memperhatikan perkembangan kerja sama di sejumlah sektor, mulai dari pertanian, pembangunan kapal, hingga teknologi digital.

"Kami memerhatikan pembangunan kerja sama bilateral di bidang pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital dan energi, khususnya energi nuklir," ujar Putin.

Dorong Kerja Sama Perdagangan dan Energi

Putin turut menyoroti telah ditandatanganinya perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU).

Perjanjian tersebut menjadi salah satu perkembangan dalam hubungan ekonomi Rusia dan Indonesia yang juga melibatkan negara-negara anggota EAEU.

Di sisi lain, Putin menempatkan Indonesia tidak hanya sebagai mitra bilateral, tetapi juga sebagai salah satu negara yang memiliki posisi penting bagi Rusia di ASEAN.

"Indonesia merupakan salah satu sahabat Rusia yang terpercaya dalam rangka ASEAN," kata Putin.

Putin mengatakan Rusia dan Indonesia juga bekerja sama dalam berbagai platform internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurut dia, kerja sama tersebut menunjukkan hubungan kedua negara tidak hanya berkembang dalam bidang ekonomi dan perdagangan, tetapi juga mencakup berbagai kepentingan di tingkat regional dan internasional.

Putin berharap pertemuannya dengan Prabowo dapat memberikan momentum baru bagi hubungan kedua negara.

"Saya yakin bahwa pertemuan hari ini akan memberikan dorongan baru kepada hubungan bilateral antara kedua negara kita," ujar Putin.

Eastern Economic Forum ke-11

Pertemuan bilateral tersebut berlangsung di sela-sela kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama dalam EEF ke-11 di Vladivostok.

EEF ke-11 digelar pada 1-4 September 2026 di Vladivostok, wilayah Timur Jauh Rusia. Forum tersebut mempertemukan pejabat pemerintah, pelaku bisnis, dan para ahli dari Rusia serta berbagai negara.

Tahun ini, EEF mengusung tema “The Far East: Development for the Benefit of People” atau pembangunan Timur Jauh untuk kesejahteraan masyarakat.

Agenda forum mencakup lebih dari 70 sesi yang membahas sejumlah isu, antara lain investasi, kerja sama internasional, teknologi, logistik, dan pembangunan infrastruktur.

Wakil Perdana Menteri Rusia sekaligus Utusan Presiden Rusia untuk Distrik Federal Timur Jauh, Yuri Trutnev, mengatakan lebih dari 5.000 orang dari lebih dari 70 negara telah mendaftar untuk menghadiri forum tersebut.

EEF merupakan salah satu forum ekonomi utama Rusia yang berfokus pada pengembangan kawasan Timur Jauh sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi dengan negara-negara lain.

(Fajar Nugraha)