Gempa Magnitudo 7,6 di Perairan Bitung Terasa hingga Gorontalo, Warga Panik

Istimewa. BMKG

Gempa Magnitudo 7,6 di Perairan Bitung Terasa hingga Gorontalo, Warga Panik

Al Abrar • 2 April 2026 07:53

Gorontalo: Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara–Maluku Utara, Kamis, pukul 06.48 WITA, terasa hingga sejumlah wilayah di Provinsi Gorontalo.

Guncangan yang berlangsung sekitar satu menit itu membuat warga panik dan berhamburan ke luar rumah.

“Guncangan terasa seperti mengayun dan cukup keras hingga membuat panik. Kami di sekitar kompleks memilih ke luar rumah,” kata Adhan, warga Limboto, Kabupaten Gorontalo, seperti dikutip Antara, Kamis, 2 April 2026.

Ia menyebut gempa berlangsung cukup lama. Tiang listrik hingga mobil yang terparkir terlihat ikut bergoyang.

Warga Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Aldianto, mengaku kaget dengan guncangan yang sangat terasa tersebut.

“Saya panik, tapi langsung menghubungi istri dan keluarga di Bitung untuk memastikan kondisi mereka. Informasi gempa saya ikuti dari berbagai sumber daring,” ujarnya.

Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo, Andri Wijaya, mengatakan data awal gempa bermagnitudo 7,3 terjadi pada pukul 05.48.14 WIB, dengan lokasi di 1,21 LU dan 126,25 BT, atau sekitar 127 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 18 kilometer. Setelah pemutakhiran, magnitudo gempa menjadi 7,6.

Ia menambahkan, peringatan dini tsunami telah dikeluarkan untuk wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

“Untuk wilayah Gorontalo, berdasarkan hasil pemodelan tidak terdampak tsunami. Namun masyarakat tetap diimbau waspada dan menunggu informasi resmi dari BMKG,” kata dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Al Abrar)