Ilustrasi serangan rudal. (Anadolu Agency)
Yordania Tembak Jatuh Empat Rudal yang Diluncurkan dari Iran
Willy Haryono • 14 July 2026 13:05
Amman: Angkatan Bersenjata Yordania mengumumkan telah mencegat dan menembak jatuh empat rudal yang memasuki wilayah udara negara itu dari arah Iran pada Selasa dini hari, 14 Juli 2026.
Kantor berita resmi Yordania, Petra, mengutip sumber militer yang menyebut operasi pencegatan dilakukan dengan "efisiensi tinggi" sebagai bagian dari prosedur operasional militer untuk menjaga kedaulatan negara dan melindungi keselamatan warga.
Menurut sumber tersebut, insiden tersebut tidak menyebabkan korban jiwa maupun kerusakan properti.
Sumber militer Yordania menegaskan bahwa setiap upaya untuk melanggar wilayah udara maupun mengganggu kedaulatan negara akan dihadapi dengan tindakan tegas.
"Angkatan bersenjata tidak akan ragu mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk melindungi tanah air serta mempertahankan keamanan dan stabilitas negara," kata sumber tersebut, dikutip dari Anadolu Agency.
Beberapa saat setelah pengumuman dari Amman, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang sebuah pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania menggunakan rudal balistik.
"Basis ini digunakan untuk menyerang kami, dan para penjahat Amerika telah dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka," demikian pernyataan IRGC.
Hingga saat ini belum ada konfirmasi independen mengenai klaim Iran tersebut maupun informasi mengenai kemungkinan kerusakan atau korban akibat serangan yang diklaim oleh Teheran.
Sebelumnya, Komando Sentral Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan telah menyelesaikan gelombang terbaru serangan terhadap Iran pada Senin malam.
Menurut CENTCOM, operasi tersebut menargetkan sejumlah fasilitas militer di sepanjang pesisir selatan Iran dengan tujuan untuk semakin melemahkan kemampuan Teheran dalam mengancam kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat dalam beberapa hari terakhir menyusul saling serang antara Amerika Serikat dan Iran, serta meluasnya dampak konflik ke sejumlah negara Teluk dan kawasan sekitarnya.
Baca juga: Iran Luncurkan Rudal dan Drone ke Pangkalan Prince Hassan di Yordania