Jembatan Gantung Garuda Buka Jalan 1.500 Keluarga di Klaten

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Dukuh Kedungkiri RT 17/RW 06, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Dok. Istimewa

Jembatan Gantung Garuda Buka Jalan 1.500 Keluarga di Klaten

Achmad Zulfikar Fazli • 19 April 2026 19:16

Klaten: Semangat gotong royong terlihat dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Dukuh Kedungkiri RT 17/RW 06, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Warga bahu-membahu bersama prajurit TNI memulai tahap awal pembangunan Jembatan Gantung Garuda.

Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa warga tampak melakukan pengukuran di lokasi. Setelah itu, warga terlihat memasang kayu di sisi lokasi pembangunan jembatan sebagai penyangga awal.

Pembangunan ini merupakan realisasi dari bantuan langsung Presiden Prabowo Subianto, yang menjadi jawaban atas aspirasi warga yang selama ini terisolasi aksesnya.

Kepala Desa Karangpakel, Sri Sugiyanto, mengungkapkan rencana menyambungkan ujung utara dan ujung selatan desa ini sebenarnya sudah ada sejak masa pemerintahan desa terdahulu. Namun, adanya kendala biaya membuat pembangunan berjalan sangat lambat.

"Kami membangun akses menuju jembatan itu mulai tahun 2020. Namun atap jembatannya belum terlaksana, baru ada fondasi yang ada di wilayah Dukuh Kedungkiri, Desa Karangpakel yang di selatan Dukuh Jurangkajong, Desa Karangpakel," ujar Sri Sugiyanto, dikutip pada Minggu, 19 April 2026.


Pemerintah bangun Jembatan Gantung Garuda di Dukuh Kedungkiri RT 17/RW 06, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Dok. Istimewa
 

Baca Juga: 

Prabowo Bangun Lagi Jembatan Penghubung Klaten–Yogya yang Hanyut, Warga Merasa Terbantu

Penantian tersebut akhirnya menemui titik terang setelah pengajuan bantuan yang dilakukan melalui jalur TNI direspons positif oleh Presiden Prabowo.

Sri Sugiyanto menjelaskan jembatan tersebut akan sangat membantu mobilitas masyarakat, terutama bagi sekitar 1.500 kepala keluarga (KK), yang selama ini mengalami keterbatasan akses.

"Pengguna jalan dari masyarakat kami dan dari wilayah Kecamatan Bayat juga. Ini aksesnya sangat luar biasa, pengguna kurang lebih 1.500 KK. Untuk anak sekolah, membantu ketika masyarakat kami di lahan pertanian, untuk bekerja di kota-kota yang lain. Juga membantu di bidang kesehatan, ini sangat dekat menuju rumah sakit," jelas dia.

Berkat adanya jembatan, masyarakat tak perlu lagi mengambil jalan berputar. Sri Sugiyanto pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas bantuan pembangunan jembatan tersebut.

"Terima kasih Bapak Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto. Kami mengucapkan doa untuk mewakili masyarakat Desa Karangpakel seluruhnya. Semoga bapak presiden diberi kesehatan, diberi kelancaran untuk menjalankan tugas negara, dan diberi panjang umur, sukses untuk negara Indonesia," ucap dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)