Ilustrasi gelombang tinggi. Foto: dok. Media Indonesia.
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 13 Juni 2026
Gabriella Thesa Widiari • 10 June 2026 05:21
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Kondisi tersebut akan berlangsung dari 10-13 Juni 2026.
Dilansir dari Antara, Rabu, 10 Juni 2026, gelombang setinggi 2,5 meter hingga empat meter berpeluang muncul di bagian Samudera Hindia. Selain itu juga di sebelah barat Kepulauan Nias, serta perairan selatan Banten.
Baca Juga :
BMKG Minta Pesisir Indonesia Waspada Banjir Rob pada Juni 2026, Cek Daftar Wilayah Terdampak
BMKG mencatat, wilayah perairan di Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur juga berpeluang menghadapi gelombang setinggi 2,5 meter hingga empat meter. Diperkirakan kondisi tersebut berlangsung hingga 13 Juni 2026.
BMKG menyampaikan bahwa gelombang tinggi dapat menimbulkan risiko terhadap keselamatan pelayaran. Warga diimbau memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut atau melakukan perjalanan menggunakan sarana transportasi laut.

Ilustrasi nelayan. Foto: dok. Medcom.
Menurut BMKG, angin dengan kecepatan 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter bisa menimbulkan risiko keselamatan dalam pengoperasian perahu nelayan. Pengoperasian kapal tongkang dinilai berisiko saat kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter.
Kapal feri berpotensi menghadapi risiko keselamatan kalau kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
BMKG mengimbau para nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir memantau informasi tentang cuaca dan gelombang laut. Hal ini untuk mengantisipasi risiko keselamatan selama beraktivitas di laut.