Kereta Whoosh. (Dwifa Bagaskoro S A/Wikimedia Commons)
Rekomendasi Wisata Dekat Stasiun Padalarang, dari yang Ramah Anak hingga Memacu Adrenalin
Lukman Diah Sari • 21 September 2026 07:57
Padalarang: Dalam rangka menyambut Hari Kereta Api Nasional yang diperingati setiap 28 September, tren wisata menggunakan moda transportasi rel kini semakin menjadi primadona. Kehadiran Kereta Cepat Whoosh tidak hanya menjadi memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung, tetapi juga membuka gerbang menuju berbagai wisata di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Setibanya di Stasiun Kereta Cepat Padalarang, wisatawan tidak perlu menghabiskan banyak waktu di jalan raya untuk bisa langsung menikmati masa liburan. Mulai dari rekreasi keluarga kekinian di Kota Baru Parahyangan hingga eksplorasi alam karst purba yang memacu adrenalin, semuanya dapat ditempuh kurang dari 30 menit berkendara dari Stasiun Kereta Cepat Padalarang.

(Sejumlah titik wisata di dekat Stasiun Kereta Cepat Padalarang/Maps Google)
Bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan menggunakan Whoosh, berikut rekomendasi destinasi wisata di sekitar Stasiun Kereta Cepat Padalarang lengkap dengan jarak tempuhnya!
1. Wisata Keluarga Kekinian di Kawasan Kota Baru Parahyangan
Hanya beberapa menit dari stasiun, Anda akan memasuki kawasan elit Kota Baru Parahyangan yang menawarkan sederet destinasi wisata modern, edukatif, dan ramah anak.Puspa Iptek Sundial

(Foto: Cep Budi Dharma/Google)
-
Jarak Tempuh: ± 3,4 km (sekitar 10 menit berkendara dari Stasiun Padalarang)
-
Museum sains interaktif ini sangat ikonis dengan bangunan menyerupai jam matahari raksasa. Menawarkan lebih dari 150 alat peraga edukatif, tempat ini adalah opsi liburan cerdas bagi keluarga dan anak-anak yang ingin bermain sambil bereksperimen.
Bumi Hejo Kota Baru Parahyangan
-
Jarak Tempuh:** ± 4 km (sekitar 10-12 menit berkendara).
-
Mengusung konsep ruang terbuka hijau bergaya semi-outdoor, destinasi wisata kuliner ini sangat pas dikunjungi tepat setelah Anda turun dari kereta. Dengan area duduk yang luas dan tenant kuliner beragam, ini adalah tempat hangout dan makan siang yang sempurna.
Wahoo Waterworld Bandung
-
Jarak Tempuh: ± 7 km (sekitar 15-20 menit berkendara).
-
Sebagai taman rekreasi air modern dan terbesar di kawasan ini, Wahoo Waterworld menawarkan wahana seluncuran air berkecepatan tinggi seperti Rocket Blast hingga kolam ombak raksasa. Fasilitasnya yang lengkap menjadikannya magnet bagi rombongan wisatawan.
Tepi Danau

(Foto: Sony Heriawan/Google)
-
Jarak Tempuh: ± 7 km (berdekatan dengan kawasan Wahoo, sekitar 15-20 menit berkendara).
-
Menyulap area bekas tambang pasir menjadi danau buatan yang asri, tempat ini cocok bagi pengunjung yang ingin berkeliling naik perahu naga, sepeda air, atau sekadar menikmati sore yang tenang untuk berburu foto.
2. Eksplorasi Alam, Sejarah, dan Petualangan Seru
Bergeser sedikit dari pusat kota, perbukitan karst dan perairan di sekitar Padalarang menyimpan eksotisme alam purba dan arena olahraga ekstrem.Situ Ciburuy

(Foto: Sandi Saepuloh/Google)
-
Jarak Tempuh: ± 4,5 km (sekitar 10-15 menit berkendara dari Stasiun Padalarang)
-
Danau legendaris ini kini telah direvitalisasi menjadi lebih rapi dan nyaman. Dikelilingi pemandangan perbukitan yang sejuk, pengunjung bisa menyewa perahu tradisional, memancing, hingga bersantai di jalur pejalan kaki yang dilengkapi dengan warung-warung kuliner.
Stone Garden Citatah

(Foto: Bimazebora/Google)
-
Jarak Tempuh: ± 6,5 hingga 8 km (sekitar 20-25 menit berkendara).
-
Menyuguhkan lanskap spektakuler berupa hamparan bebatuan karst purba di atas bukit yang terbentuk dari dasar laut jutaan tahun lalu. Perpaduan bebatuan artistik dan padang rumput menjadikannya spot Instagramable, dengan sedikit rute mendaki yang menyenangkan.
Gunung Hawu

(Foto: Airlangga Jati/Google)
-
Jarak Tempuh: ± 9 km (sekitar 25 menit berkendara).
-
Tebing kapur dengan lubang menyerupai tungku (hawu) ini adalah surga bagi pecinta aktivitas luar ruang. Populer untuk bersantai di atas hammock yang melayang di antara tebing atau highlining.
Tebing Citatah 125 dan Tebing Citatah 48

(Foto: Agah Farhan/Google)
-
Jarak Tempuh: ± 8 - 9 km (sekitar 20-25 menit berkendara).
-
Dua tebing kapur ini merupakan titik prestisius bagi penggiat alam. Tebing 125 cocok untuk pemanjatan tingkat menengah hingga profesional, sementara Tebing 48 (yang dihiasi monumen pisau belati Kopassus) kerap dijadikan lokasi latihan dasar panjat hingga teknik turun tebing (rappelling).
*Pengerjaan artikel ini melibatkan peran kecerdasan buatan (artificial intelligence) dengan kontrol penuh tim redaksi.