Gregoria Mariska Tunjung di ajang China Open bulan Juli 2025. (Instagram/@gregoriamrska)
Gregoria Mariska Tunjung Mundur dari Pelatnas PBSI karena Vertigo
Riza Aslam Khaeron • 15 May 2026 14:26
Jakarta: Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, memutuskan untuk mundur dari pemusatan latihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Pelatnas PBSI). Keputusan ini diambil karena kondisi kesehatan Gregoria yang masih dalam proses pemulihan dari vertigo yang dideritanya.
Melansir Antara pada Jumat, 15 Mei 2026, Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian menyampaikan bahwa Gregoria adalah atlet yang telah memberikan banyak kontribusi dan kebanggaan untuk Indonesia.
"Kami menghormati keputusan yang diambil dan berharap yang terbaik untuk kesehatan serta masa depannya," ujar Eng Hian, mengutip Antara.
Keputusan pengunduran diri Gregoria juga telah dikomunikasikan dengan kepala pelatih tunggal putri utama Pelatnas PBSI, Imam Tohari.
Dalam surat pengunduran diri yang disampaikannya, Gregoria mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus dan pelatih PP PBSI atas kesempatan, pengalaman, serta kepercayaan yang telah diberikan selama 12 tahun menjadi bagian dari Pelatnas PBSI.
Gregoria Menderita Vertigo

Gregoria Mariska saat terbaring di rumah sakit akibat sakit vertigo yang dialami sejak akhir Maret 2025. (Dok. Instagram @gregoriamrska)
Gregoria diketahui menderita vertigo parah sejak akhir Maret 2025 lalu yang dikonfirmasi melalui akun Instagram @gregoriamrska.
“Setiap kali kambuh, bisa berlangsung 4–5 jam, di mana aku kehilangan keseimbangan, muntah, dan tidak bisa melakukan apa-apa selain berbaring,” kata Gregoria
Gregoria saat itu menyatakan sudah memeriksakan diri ke dokter dan menjalani MRI otak dan cervical, namun penyebab pasti dari vertigo tersebut belum diketahui.
“Dokter bilang penyebab pasti vertigo memang sulit ditemukan karena bisa berasal dari banyak hal. Aku disarankan untuk banyak istirahat dulu sambil lanjut menjalani tes untuk mencari tahu penyebabnya,” ucap Gregoria.
Kondisi kesehatan yang kurang prima membuat Gregoria juga kerap absen dari sejumlah turnamen penting, seperti Thailand Open (13-18 Mei 2025), Malaysia Masters (20-25 Mei 2025), Super 750 Singapore Open (27 Mei-1 Juni 2025), dan Super 1000 Indonesia Open (3-8 Juni 2025).
Gregoria sempat menunjukkan tanda-tanda membaik dan kembali berkompetisi di ajang bergengsi seperti Japan Open (15-20 Juli 2025) dan China Open (22-27 Juli 2025). Namun, vertigo Gregoria kembali kambuh pada ajang China Masters pada bulan September 2025. Meski begitu, ia sempat tampi dan menjadi runner-up di Kumamoto Masters bulan November 2025.
Hingga saat ini, Gregoria merasa belum pulih sepenuhnya dan belum memiliki kepercayaan diri untuk kembali bertanding.
| Baca Juga: Korlantas Polri Pererat Sinergi dengan Media Lewat Turnamen Bulu Tangkis |
Prestasi dan Penghargaan Gregoria Mariska Tunjung
.jpg)
Gregoria finis sebagai runner-up Kumamoto Masters 2025. (Dok. Instagram @gregoriamrska)
Gregoria dikenal sebagai salah satu pebulutangkis putri terbaik di Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung memiliki sejumlah prestasi penting di level junior, senior, beregu, hingga Olimpiade, di antaranya:
- Juara tunggal putri BWF World Junior Championships 2017 di Yogyakarta.
- Juara Thailand Junior International Challenge 2017.
- Juara beregu putri Badminton Asia Team Championships 2022 bersama tim Indonesia.
- Juara Spain Masters 2023 setelah mengalahkan Pusarla V. Sindhu.
- Juara Kumamoto Japan Masters 2023 setelah mengalahkan Chen Yu Fei.
- Runner-up Uber Cup 2024 bersama tim putri Indonesia.
- Peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 nomor tunggal putri.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com