Pesawat maskapai Qantas asal Australia. (Qantas)
Penumpang Gigit Pramugari, Penerbangan Qantas Tujuan Dallas Terpaksa Dialihkan
Dimas Chairullah • 17 May 2026 17:07
Sydney: Maskapai penerbangan asal Australia, Qantas, terpaksa mengalihkan rute penerbangannya yang menuju Amerika Serikat (AS) usai salah seorang penumpang memicu keributan ekstrem usai menggigit seorang pramugari di dalam kabin.
Penerbangan yang bertolak dari Melbourne dengan tujuan Dallas pada 15 Mei lalu itu terpaksa melakukan pendaratan tak terduga dan singgah di Papeete, ibu kota Polinesia Prancis.
Dilansir dari The Straits Times, Minggu, 17 Mei 2026, keputusan pengalihan rute ini diambil oleh pilot demi keamanan seluruh kru dan penumpang akibat ulah tak terkendali dari pria tersebut.
Berdasarkan laporan sejumlah media lokal Australia, termasuk stasiun televisi nasional ABC, pria yang membuat onar itu akhirnya berhasil ditahan dan ditenangkan oleh para penumpang lainnya setelah ia nekat menggigit salah satu anggota staf kabin Qantas.
Setibanya pesawat di landasan bandara Papeete, pria tersebut langsung dijemput dan diamankan oleh pihak berwenang setempat untuk diproses lebih lanjut. Akibat perbuatan agresifnya, maskapai penerbangan tersebut telah menjatuhkan sanksi tegas berupa larangan terbang bagi pria itu di seluruh armada pesawat Qantas.
Pihak maskapai sangat menyayangkan terjadinya insiden yang membahayakan penerbangan ini.
"Keselamatan pelanggan dan awak kabin kami adalah prioritas utama kami. Kami sama sekali tidak menoleransi perilaku yang mengganggu atau mengancam di setiap penerbangan kami," tegas seorang juru bicara Qantas dalam pernyataan resminya.
Baca juga: Pramugari Selamat usai Terlempar dari Pesawat Air Canada yang Tabrakan di New York