Kecelakaan Truk di Jalibar Malang, Sopir Tewas Tergencet Muatan

Truk bermuatan tetes tebu terguling di Jalan Lingkar Barat (Jalibar) Taman Puspa, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis siang, 23 Juli 2026. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq

Kecelakaan Truk di Jalibar Malang, Sopir Tewas Tergencet Muatan

Daviq Umar Al Faruq • 23 July 2026 18:13

Malang: Sopir truk bermuatan tetes tebu tewas setelah kendaraan yang dikemudikannya diduga mengalami rem blong dan terguling di Jalan Lingkar Barat (Jalibar) Taman Puspa, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis siang, 23 Juli 2026. Polisi menduga korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan melompat, namun nahas tertimpa badan truk beserta muatannya.

Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 12.15 WIB saat truk melaju dari arah barat menuju timur. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, polisi tidak menemukan bekas pengereman di lokasi.

"Kendaraan tersebut berjalan dari arah barat menuju timur, tepatnya di Jalibar Taman Puspa. Dugaan awal kendaraan mengalami rem blong karena di lokasi tidak ditemukan bekas pengereman," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang, Ipda Samsul Khoirudin.

Truk yang kehilangan kendali itu kemudian terguling dan menghantam pohon di sisi kiri jalan. Korban diketahui bernama Mustain, warga Desa Gebangmalang, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

"Sehingga mengakibatkan kendaraan tersebut terguling dan menabrak pohon di sebelah kirinya. Untuk sopir sendiri meninggal dunia dan saat ini sudah dievakuasi ke RS Kanjuruhan Kabupaten Malang," tambah Samsul.

Proses evakuasi korban sempat memakan waktu karena keberadaan sopir tidak langsung diketahui. Petugas bahkan sempat menduga korban menyelamatkan diri keluar dari kendaraan.

"Awalnya rekan-rekan mencari sopir, bahkan sempat diduga melarikan diri. Setelah dilakukan pencarian, ternyata sopir masih berada di bawah badan truk," jelas Samsul.

Ilustrasi. (medcom.id)

Berdasarkan penyelidikan, polisi menduga korban melompat keluar sesaat sebelum truk terbalik. Namun, upaya tersebut tidak berhasil, karena badan truk beserta muatan tetes tebu seberat puluhan ton justru menimpa korban.

"Bisa jadi pengemudi meloncat sebelum kendaraan terguling. Namun ternyata truk ikut terguling dan korban tergencet di bawah muatan truk," tutur Samsul.

Saat ini, Satlantas Polres Malang masih menyelidiki asal maupun tujuan perjalanan truk tersebut untuk memastikan kronologi kecelakaan secara utuh. Informasi sementara menyebutkan truk nahas itu berangkat dari wilayah Blitar.

"Ini dari arah Blitar sepertinya mau mengirim ke arah Malang. Untuk kepastiannya masih kami dalami," pungkas Samsul.

Hingga pukul 16.50 WIB, proses evakuasi bangkai truk masih berlangsung di lokasi kejadian. Sejumlah warga dan pengendara tampak memadati kawasan Jalibar Taman Puspa untuk menyaksikan proses evakuasi.

(Lukman Diah Sari)