Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat Kristi Noem. (Anadolu Agency)
Menteri Keamanan AS Tuduh Pejabat Minnesota Politisasi Kasus Penembakan ICE
Muhammad Reyhansyah • 12 January 2026 15:22
Minnesota: Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Kristi Noem, menuduh sejumlah pejabat negara bagian Minnesota mempolitisasi penyelidikan penembakan fatal yang melibatkan seorang petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE).
“Komentar pejabat lokal, jika melihat apa yang dikatakan Gubernur Minnesota Tim Walz dan Wali Kota Minneapolis Jacob Frey, sangat mempolitisasi dan tidak pantas membahas situasi di lapangan di kota mereka,” ujar Noem kepada CNN, saat ditanya mengenai kerja sama Departemen Kehakiman dengan otoritas Minnesota.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Minnesota Bureau of Criminal Apprehension (BCA) pada Kamis menyatakan “dengan berat hati” menarik diri dari penyelidikan. BCA menyebut Kantor Jaksa AS membalikkan keputusan sebelumnya dan menyerahkan kepemimpinan penuh kasus tersebut kepada FBI, sehingga akses BCA terhadap berkas perkara, barang bukti, dan wawancara investigasi dihentikan.
Noem juga menuding para demonstran telah dilatih menggunakan kendaraan sebagai senjata mematikan serta melakukan blokade jalan. “Setiap kali Anda melihat para perusuh itu melakukan hal-hal tersebut, mereka telah dilatih untuk melakukannya. Mereka tahu sedang dilatih untuk melanggar hukum,” ujarnya kepada Fox News, seperti dikutip Anadolu Agency, Senin, 12 Januari 2026.
Sementara itu, Kepala Urusan Perbatasan Gedung Putih Tom Homan mengatakan kepada NBC bahwa ia meyakini petugas ICE tersebut merasa telah “melakukan hal yang benar.” Menurutnya, berdasarkan hukum federal, respons petugas dinilai sah.
“Kita harus menghentikan retorika penuh kebencian. Menyebut petugas ini sebagai pembunuh itu berbahaya dan konyol,” kata Homan. “Itu hanya akan membuat orang semakin marah dan berpotensi memicu lebih banyak insiden.”
Di sisi lain, Gubernur Illinois JB Pritzker menyebut peristiwa di Minneapolis sebagai sebuah “tragedi,” seraya menyinggung sejumlah kasus penembakan lain yang melibatkan petugas ICE di berbagai wilayah AS yang tidak berujung pada tuntutan pidana.
“Inilah mengapa saya mengatakan Presiden AS Donald Trump tidak menjalankan hukum. Mengapa Kristi Noem perlu mengundurkan diri atau dimakzulkan, dan mengapa juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri Tricia McLaughlin tidak pantas menjabat. Dia pembohong patologis,” kata Pritzker kepada CNN.
Anggota DPR AS Robin Kelly pada Rabu mengumumkan rencananya untuk mengajukan proses pemakzulan terhadap Noem.
Insiden ini bermula ketika seorang petugas ICE menewaskan Renee Nicole Macklin Good, 37 tahun, pada Rabu di Minnesota, di tengah peningkatan operasi penggerebekan imigrasi oleh pemerintahan Trump.
Pejabat federal menyebut penembakan tersebut sebagai tindakan pembelaan diri, namun klaim itu ditolak oleh sejumlah pejabat lokal dan memicu gelombang protes.
Baca juga: Bisakah Agen ICE yang Menembak Perempuan di Minneapolis Diproses Hukum?