Program MBG Dongkrak Omzet Pedagang Buah Kramat Jati, Suplai 25 Dapur per Hari

Ilustrasi. Foto: dok Badan Komunikasi Pemerintah.

Program MBG Dongkrak Omzet Pedagang Buah Kramat Jati, Suplai 25 Dapur per Hari

Ade Hapsari Lestarini • 27 April 2026 19:49

Jakarta: Gandi Fanani, salah satu pedagang buah di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, merasakan peningkatan penjualan sejak kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal 2025.

 
Toko buahnya yang bernama “Putra Sepakat” menyuplai ke 25 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekitar Jabodetabek.
 
“Alhamdulillah, semenjak adanya MBG, kita pedagang di Pasar Induk untuk omzet meningkat,” ujar Gandi saat diwawancara.

 

Setiap dapur MBG butuh 250 kg buah per hari

 
Ia menjelaskan tiap dapur MBG butuh sekitar 250 kilogram (kg) buah tiap hari. Menurut Gandi, keuntungan dirasakan hampir semua pedagang buah di Pasar Kramat Jati.
 
“Penggunaan buah untuk dapur-dapur itu sekitar 250 kg per dapur. Kita Alhamdulillah sudah dipercaya kurang lebih 25 dapur di sekitaran Jabodetabek,” kata dia.
 
Karena itu, ia dan seluruh pedagang di Pasar Kramat Jati berharap program MBG terus berlanjut. Selain memberikan manfaat bagi anak-anak, juga menyejahterakan petani dan pedagang.
 
“Menurut kami, para pedagang pasar, kami berharap program ini berkelanjutan untuk ke depannya. Karena untuk omzet dan untuk denyut nadi perdagangan di pasar ini semenjak adanya MBG meningkat drastis,” ucapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)