Kepala BGN Dadan Hindayana meresmikan SPPG Pemuda Muhammadiyah di Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (21/4/2026), ANTARA/HO-BGN.
BGN Minta SPPG Berdayakan Pangan Lokal untuk Tekan Lonjakan Harga Bahan Baku
Achmad Zulfikar Fazli • 23 April 2026 18:11
Jakarta: Badan Gizi Nasional (BGN) meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memberdayakan pangan lokal guna menekan lonjakan harga bahan baku tertentu. BGN juga akan memilih pendekatan fleksibel dalam penyusunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan menyesuaikan potensi sumber daya lokal dan preferensi masyarakat di masing-masing daerah.
"Karena kita ingin memberdayakan potensi sumber daya lokal dan kesukaan masyarakat lokal, supaya tekanan terhadap konsumsinya tidak terlalu tinggi. Kalau kita perintahkan menu nasional, pasti tekanannya tinggi, pasti harga naik," kata Kepala BGN, Dadan Hindayana, dalam keterangan resmi di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 23 April 2026.
Dia menyampaikan pengalaman saat perayaan ulang tahun Presiden Prabowo Subianto pada 17 Oktober 2025, di mana SPPG menyeragamkan menu nasi goreng lengkap dengan telur sebagai menu MBG.
"Hari itu butuh 36 juta butir telur atau 2.200 ton. Dampaknya, harga telur sempat naik Rp3.000 per kilogram," ucap Dadan.
Baca Juga:
BGN Bangun Sistem Terintegrasi untuk Pastikan MBG Tepat Sasaran |
_%20Foto-%20Dok_%20Antara(1).jpg)
Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto- Dok. Antara
Kepala BGN juga meluruskan pernyataannya tentang kebutuhan sapi yang sempat ramai dibicarakan di media sosial. Dia menjelaskan kebutuhan daging sapi di satu SPPG untuk seluruh penerima manfaat dapat mencapai satu ekor.
"Kalau misalnya SPPG hari ini mau masak daging sapi. Kalau seluruh SPPG kita perintahkan nanti tanggal sekian kita mau masak sapi, itu tinggal dijumlahkan berapa jumlah SPPG kalikan satu ekor sapi," ujar dia.
Dadan mengatakan dalam satu kali proses memasak, kebutuhan daging sapi di satu SPPG bisa mencapai sekitar 350 hingga 382 kilogram. Oleh karena itu, variasi protein dalam menu sangat penting.
"Ada telur, daging ayam, daging sapi, dan ikan. Misalnya, kalau ini masak daging sapi, maka butuh 350 kilogram sekali masaknya, berarti satu ekor sapi. Ini lah pentingnya makan bergizi agar tangkapan rasionya bagus. Jadi, satu kali masak daging sapi butuh 382 (kg), itu artinya satu ekor sapi, dagingnya saja," tutur Dadan.