Banjir setinggi satu meter melanda Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merendam sekitar 50 rumah akibat hujan deras membuat sungai meluap, Kamis, 23 April 2026. ANTARA/Ahmad Fikri.
Empat Kecamatan di Cianjur Dilanda Banjir Akibat Cuaca Ekstrem
Silvana Febiari • 23 April 2026 14:14
Cianjur: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat empat kecamatan dilanda bencana banjir akibat cuaca ekstrem. Bencana ini menyebabkan ratusan rumah terendam dan pohon tumbang menutup jalan penghubung antar-kecamatan.
Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat mengatakan pihaknya sudah mengirim petugas dan relawan ke sejumlah lokasi guna memastikan jumlah rumah terdampak banjir yang melanda Kecamatan Cibeber, Cilaku, Gekbrong, dan Campaka.
"Kami masih menunggu data terbaru dari petugas dan relawan di lapangan, di mana banjir melanda empat kecamatan pada Rabu hingga Kamis dini hari, laporan sementara rumah terendam lebih dari 200 rumah di empat kecamatan," katanya, dilansir dari Antara, Kamis, 23 April 2026.
Baca Juga :
Hujan Deras Picu Longsor di Cipanas Cianjur
Berdasarkan laporan sementara, banjir merendam ratusan rumah di empat desa di Kecamatan Cibeber dan puluhan rumah di satu desa di Kecamatan Cilaku dan Gekbrong. Banjir, longsor, dan pohon tumbang juga melanda dua desa di Kecamatan Campaka.
Ia mengatakan tidak ada warga yang mengungsi karena air sudah kembali surut. Sedangkan pohon tumbang yang menutup jalan penghubung antar-desa dan kecamatan saat ini dalam proses penanganan bersama petugas gabungan TNI/Polri, Damkar, PMI Cianjur, dan relawan.
Tercatat pohon tumbang terjadi di Desa Sukadana, Kecamatan Campaka. Proses penanganan masih berjalan dan Jalan Raya Cianjur-Sukabumi tepatnya di Kecamatan Gekbrong yang sudah dapat dilalui kendaraan dari kedua arah pada Kamis pagi.
"Petugas gabungan masih melakukan penanganan di beberapa lokasi kejadian serta melakukan pendataan dampak bencana alam akibat cuaca ekstrem di empat kecamatan," ungkapnya.
(1).jpg)
Ilustrasi banjir. Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M
Pihaknya mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Cianjur, terutama di titik rawan bencana, meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terutama saat hujan turun deras pada malam hari, segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana.
Informasi BMKG, tambah dia, cuaca ekstrem masih akan melanda sebagian besar wilayah Cianjur selama beberapa hari ke depan. Pihaknya menyiagakan petugas dan 360 relawan yang tersebar di seluruh desa guna melakukan pengawasan dan penanganan cepat.
"Kami siagakan seluruh relawan guna memantau dan melaporkan situasi di wilayahnya masing-masing, termasuk mengevakuasi warga ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana," ucapnya.