BMKG Ingatkan Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Sumut Besok

Prakirawan BBMKG Wilayah I, Lestari Irine Purba saat memaparkan prakiraan cuaca Sumatera Utara untuk Kamis .ANTARA/Juraidi

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Sumut Besok

Whisnu Mardiansyah • 19 August 2026 18:02

Medan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Sumatra Utara (Sumut) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, Lestari Irine Purba, mengatakan potensi cuaca tersebut terutama perlu diwaspadai masyarakat yang berada di kawasan pantai timur, pegunungan, dan lereng timur Sumatra Utara.

Kondisi cuaca tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerentanan terhadap bencana.

"Potensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang perlu diwaspadai masyarakat di wilayah pantai timur, pegunungan, dan lereng timur Sumatera Utara," ujar Lestari di Medan, seperti dilansir Antara, Rabu, 19 Agustus 2026.

Lestari menjelaskan, kondisi cuaca di Sumatra Utara pada Kamis pagi secara umum diprakirakan berawan. Memasuki siang hingga sore, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, dan Padang Lawas.
 


Pada malam hari, hujan ringan berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah Sumatera Utara. Sementara pada dini hari, hujan ringan diprakirakan turun di Deli Serdang, Binjai, Langkat, dan Medan.

BMKG memprakirakan suhu udara di Sumatera Utara berada pada kisaran 15-33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 60-100 persen. Angin diperkirakan bertiup dari arah selatan hingga timur laut dengan kecepatan 4-15 kilometer per jam.

Lestari mengatakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terdapat di sebagian besar wilayah Sumatera Utara dalam sepekan ke depan.

Kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor atmosfer, termasuk belokan dan konvergensi angin di sekitar Pantai Timur Sumatera Utara serta anomali suhu muka laut yang hangat.


Ilustrasi hujan Medcom.id


Pertumbuhan awan hujan juga didukung belokan angin di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera dan aktivitas gelombang atmosfer yang masih berlangsung. Suhu muka laut yang hangat turut meningkatkan pasokan uap air di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya.

Pada pagi hingga siang hari, cuaca yang cenderung cerah berawan dapat memicu pemanasan permukaan secara optimal. Kondisi tersebut kemudian meningkatkan ketidakstabilan atmosfer dan mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Fenomena tersebut dapat meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. Hujan juga berpotensi disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah Sumatra Utara.

Masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor, diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG serta meningkatkan kewaspadaan saat hujan berintensitas tinggi terjadi.

(Whisnu M)