Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Lebih dari 20 Orang Belum Ditemukan

Lumpur tampak usai banjir bandang menghantam Grand Canyon, Amerika Serikat. Foto: NPS Gov

Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Lebih dari 20 Orang Belum Ditemukan

Muhammad Reyhansyah • 31 August 2026 08:58

Arizona: Lebih dari 20 orang belum diketahui keberadaannya setelah banjir bandang menerjang kawasan Grand Canyon di Arizona, Amerika Serikat (AS), pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Petugas taman nasional kini melakukan pencarian dan evakuasi terhadap orang-orang yang diduga masih berada di kawasan terdampak.

Layanan Taman Nasional AS (NPS) meminta masyarakat memberikan informasi mengenai lebih dari 20 orang yang belum diketahui keberadaannya setelah banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch di sepanjang Sungai Colorado.

“Masyarakat yang mengetahui keberadaan pendaki dengan reservasi tempat berkemah atau orang yang melintas di koridor Bright Angel Creek pada Sabtu untuk menghubungi pihak berwenang,” kata NPS, dikutip dari Anadolu.

Hingga Minggu pagi, sebanyak 62 orang telah berhasil dievakuasi dari Phantom Ranch dan bagian bawah jalur North Kaibab. Berdasarkan informasi terakhir, belum ada laporan mengenai korban luka.

Banjir bandang menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur taman. Hampir seluruh jembatan penyeberangan di atas Bright Angel Creek hancur sehingga akses pendaki melintasi sungai tersebut terputus.

Akibatnya, NPS menutup Phantom Ranch, Bright Angel Campground, dan seluruh jalur North Kaibab hingga waktu yang belum ditentukan. Jembatan Black Bridge dan Silver Bridge yang melintasi Sungai Colorado juga ditutup.

Sungai Colorado turut ditutup untuk seluruh aktivitas karena material logam dan puing-puing terbawa arus. Otoritas memperingatkan hujan lebat dan badai petir masih berpotensi terjadi hingga Senin dan dapat memicu aliran material serta longsoran batu tambahan.

(Fajar Nugraha)