Suasana latihan Persib Bandung.
Bojan Hodak Beruntung Persib Bertemu Wakil Thailand di 16 Besar ACL Two
Roni Kurniawan • 1 January 2026 08:05
Bandung: Persib Bandung dipastikan menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC, pada babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL Two). Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai hasil undian tersebut masih menguntungkan Maung Bandung, meski harus menghadapi tantangan berat berupa padatnya jadwal dan perjalanan panjang khas kompetisi Asia.
Bojan mengatakan, hasil drawing tersebut masih berada dalam jangkauan timnya. Menurutnya, Ratchaburi merupakan lawan yang bisa ditantang, terlebih Persib akan menjalani leg kedua di kandang sendiri, Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
"Saya lihat ini adalah tim yang bisa kami hadapi, tim yang bisa kami tantang. Apalagi nantinya laga kedua akan dimainkan di sini dan jika stadion penuh, saya pernah katakan itu tentunya tidak akan mudah bagi lawan," ujar Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, Rabu, 31 Desember 2025.
Pelatih asal Kroasia itu menyebut Persib patut merasa cukup senang dengan hasil undian tersebut. Bojan melihat adanya sisi positif yang bisa dimaksimalkan untuk melangkah ke babak berikutnya.
"Menurut saya, kami bisa saja merasa senang dengan hasil undian ini. Kami melihat ada hal positif dari sana," sahut Bojan.
Baca Juga :
Persib Bandung Jumpa Ratchaburi FC di Babak 16 Besar ACL Two, Faktor Jarak Jadi Keuntungan
Meski demikian, Bojan menyoroti padatnya agenda pertandingan yang harus dijalani Persib dalam waktu dekat. Tim dijadwalkan menjalani tiga pertandingan hanya dalam rentang dua pekan, yang berpotensi memengaruhi kesiapan di kompetisi Asia.
"Sekarang kami fokus untuk menjadwal ulang pertandingan di liga, karena ada jadwal kami bertanding di tiga laga dalam dua pekan. Jika mereka bisa mengubahnya, saya rasa kami bisa lolos ke babak berikutnya," beber Bojan.
Bojan menegaskan padatnya jadwal kompetisi domestik bisa berdampak pada performa tim di ajang internasional. Ia berharap federasi dan operator liga dapat memberikan dukungan konkret jika Indonesia ingin memiliki wakil yang melaju jauh di ACL Two.
.jpg)
Skuat Persib Bandung. Foto: Dok. Ileague.id.
"Ini bisa saja berdampak, jadi pada akhirnya ini tergantung pada PSSI dan Liga. Jika ingin wakil dari Indonesia melaju di kompetisi itu maka mereka harus membantu kami," tegas Bojan.
Lebih lanjut, Bojan membandingkan tantangan kompetisi di Asia dengan Eropa, terutama terkait jarak dan waktu tempuh perjalanan antartim. "Perbedaannya di Eropa tidak terlalu lama melakukan perjalanan. Asia itu sangat besar dan ini menjadi masalah utama. Setiap tim harus menempuh beberapa jam perjalanan," kata Bojan.
Ia mencontohkan, di Eropa perjalanan antarkota atau negara umumnya hanya memakan waktu satu hingga dua jam, dengan jarak terjauh sekitar lima jam. “Di Eropa tidak seperti itu, hanya perlu satu sampai dua jam. Maksimal perjalanan paling jauh dari Portugal ke Rusia itu sekitar lima jam. Ini perbedaan yang besar," ungkap Bojan.