PPIH Makassar Tunda Keberangkatan Dua Calon Haji Asal Soppeng

Jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Soppeng sebelum pemberangkatan ke Makkah, Arab Saudi, dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa (5/5/2026). ANTARA/Muh Hasanuddin

PPIH Makassar Tunda Keberangkatan Dua Calon Haji Asal Soppeng

Lukman Diah Sari • 6 May 2026 18:14

Makassar: Dua calon haji asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, (Sulsel) tertunda keberangkatannya ke Makkah, Arab Saudi karena sakit sebelum diterbangkan. Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail mengatakan, dua calon haji itu untuk sementara ditunda dulu keberangkatannya karena dalam pemantauan tim kesehatan.

"Kondisinya tidak laik terbang karena sedang sakit dan sudah ditangani tim kesehatan. Kalau kondisinya sudah membaik, insyaallah akan diterbangkan di kloter berikutnya," ujar dia di Makassar, Rabu, 6 Mei 2026, melansir Antara.

Dua calon haji yang sakit di Asrama Haji Sudiang Makassar itu yakni Syamsiah Rusdi, 45, dan Nurhayati Laraufe, 55, asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kloter 21. Dia menyebut, Kloter 21 terdiri atas 331 calon haji asal Kabupaten Soppeng, 31 lainnya dari Kabupaten Gowa, dan 23 calon haji dari Kabupaten Enrekang, ditambah enam orang petugas pendamping haji, sehingga total 391 orang.

Ikbal yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Sulawesi Selatan berharap semua yang telah dinyatakan laik terbang bisa menjalankan ibadah dengan baik dan mabrur. Sebelum pemberangkatan, JCH Kloter 21 itu mengikuti rangkaian proses penerimaan dan persiapan keberangkatan di Aula Mina, Asrama Haji Sudiang.

“PPIH telah menyiapkan sejumlah tahapan layanan, mulai dari penempatan akomodasi, pembagian gelang identitas, penyaluran biaya hidup (living cost), pemeriksaan kesehatan, hingga pendataan khusus bagi wanita usia subur,” jelasnya.

Jemaah Calon Haji saat berada dj Asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan. (MTVN/M Syawaluddin)

Terkait pemeriksaan kesehatan dilakukan secara ketat untuk memastikan seluruh jamaah memenuhi syarat terbang. Pendataan juga dilakukan secara menyeluruh, termasuk bagi jamaah dengan riwayat penyakit maupun kategori khusus lainnya.

Selain itu, Ikbal menitipkan pesan kepada para JCH agar memperbanyak ibadah dan memperbanyak minum air mineral, karena suhu di Madinah dan Makkah berkisar hingga 45 derajat Celsius.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)