Ilustrasi, gudang beras. Foto: dok Kementan.
Jelang Iduladha, Bos Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman
Husen Miftahudin • 5 May 2026 18:22
Jakarta: Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan stok cadangan beras nasional dalam kondisi kuat dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha 2026, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
"Bulog tidak hanya memastikan ketersediaan stok, tetapi juga menjamin kualitas beras yang didistribusikan kepada masyarakat. Ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik," kata Rizal seperti dikutip dari Antara, Selasa, 5 Mei 2026.
Dia menyampaikan, sebelumnya pihaknya menerima kunjungan kerja Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Kunjungan yang dilakukan pada Senin, 4 Mei 2026, itu untuk memastikan kondisi riil stok beras yang dikelola Bulog mencapai 5 juta ton lebih, sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional.
"Peninjauan dilakukan secara menyeluruh terhadap kapasitas gudang, kualitas beras, serta kesiapan distribusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," jelas dia.
| Baca juga: Bulog Salurkan 388,3 Ribu Ton Beras SPHP, Pemerintah Jaga Stabilitas Harga |

(Ilustrasi. Foto: dok MI)
Tingkatkan efisiensi serta jaga mutu beras
Selain itu, kata Rizal, rombongan Komisi III DPR RI juga meninjau langsung salah satu unit bisnis strategis Bulog yang memiliki peran penting dalam pengelolaan stok dan ketersediaan beras, mulai dari proses pengolahan hingga pengemasan.
Dalam kunjungan tersebut, diperlihatkan penggunaan teknologi modern mesin Sentra Pengolahan Beras (SPB) milik Bulog yang mampu meningkatkan efisiensi serta menjaga mutu beras agar tetap berkualitas tinggi sebelum disalurkan kepada masyarakat.
Rizal menegaskan penerapan teknologi menjadi bagian penting dalam transformasi Bulog untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. "Bulog menjamin kualitas beras yang didistribusikan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi modern seperti Rice to Rice," ucap Rizal.
Lebih lanjut, Rizal menambahkan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk DPR RI, menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem ketahanan pangan nasional.
"Ini menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas Bulog dalam memastikan cadangan beras pemerintah berada dalam kondisi aman, berkualitas, dan terkendali,” tambah dia.