Polda Metro Bangun Ekosistem Rantai Pasok Gizi di Bekasi

Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono saat menggelar panen raya komoditas perikanan sebanyak 10 ton di kawasan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Senin (28/9/2026). ANTARA/HO-Humas Pold

Polda Metro Bangun Ekosistem Rantai Pasok Gizi di Bekasi

Siti Yona Hukmana • 28 September 2026 10:14

Jakarta: Polda Metro Jaya mengembangkan ekosistem rantai pasok bahan baku gizi untuk mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ekosistem ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Pengembangan ekosistem tersebut diwujudkan salah satunya melalui kegiatan panen raya ikan dan udang di Muara Gembong, yang menghasilkan sekitar 10 ton hasil perikanan dan 4.000 butir telur ayam. Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, mengatakan keberhasilan program ini tidak semata diukur dari jumlah tambak maupun hasil panen, melainkan dari manfaat ekonomi yang tumbuh bersama masyarakat, termasuk terbukanya kesempatan kerja bagi warga sekitar.

"Bagi saya, ini bukan sekadar berapa banyak tambak atau berapa besar hasil panennya. Yang lebih penting adalah semakin banyak masyarakat yang dapat terlibat dan memperoleh pekerjaan," kata Asep dalam keterangan tertulis di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 28 September 2026.

Asep menjelaskan jumlah tambak di kawasan tersebut kini telah berkembang dari sebelumnya sekitar 60 menjadi 128 tambak ikan. Pengembangan itu akan terus didorong agar terbentuk rantai pasok SPPG yang berkelanjutan, mulai dari proses budi daya, panen, hingga pemanfaatan hasil produksi.

"Jangan berhenti pada panen hari ini. Setelah panen, kita siapkan kembali tebar benih dan budi daya berikutnya agar ekosistem ini terus berjalan dan manfaatnya semakin luas," ujar jenderal polisi bintang tiga itu.

Asep menegaskan keberlanjutan program tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Oleh karena itu, Polda Metro Jaya bersama Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi dan jajaran Badan Gizi Nasional (BGN) tingkat kabupaten terus membangun koordinasi dalam pengembangan budi daya, pengawasan kualitas hasil produksi, hingga penyalurannya.

Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri. Foto: ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya.

Dengan kolaborasi yang baik, kata Asep, pihaknya berharap rantai pasok berjalan lancar, kebutuhan SPPG terpenuhi, dan kesejahteraan masyarakat sekitar ikut meningkat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, menambahkan hasil produksi dari kawasan Muara Gembong disiapkan untuk mendukung kebutuhan bahan pangan pada 12 dapur SPPG di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Untuk hasil panen kali ini, distribusi diprioritaskan bagi SPPG di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi," kata Budi.

Kolaborasi dengan BGN dan Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem tersebut guna memastikan kualitas bahan pangan tetap terjaga.

"Harapannya, rantai pasok SPPG dapat tumbuh berkelanjutan sekaligus ikut menggerakkan ekonomi warga setempat," ungkap Budi.

(Siti Yona Hukmana)