OKI Dilanda Karhutla, BPBD Sumsel Kerahkan 3 Helikopter Water Bombing

Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemadaman kebakaran lahan dari udara (water bombing). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc

OKI Dilanda Karhutla, BPBD Sumsel Kerahkan 3 Helikopter Water Bombing

Lukman Diah Sari • 30 October 2026 20:47

Palembang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Selatan mengerahkan tiga helikopter water bombing untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan kebakaran masih terjadi di sejumlah wilayah OKI, yakni Kecamatan Cengal, Pedamaran, dan Sungai Menang.

"Tiga helikopter WB dikerahkan kemarin (29/10) ke wilayah OKI untuk melakukan pemadaman. Ada di daerah Kecamatan Cengal, Pedamaran, dan Sungai Menang," kata dia di Palembang, Jumat, 30 Oktober 2026.

Berdasarkan data pemadaman, helikopter water bombing telah melakukan penyiraman sebanyak 18 kali di Kecamatan Cengal, 15 kali di Pedamaran, dan delapan kali di Sungai Menang. Meski telah dilakukan puluhan kali pengeboman air, kebakaran di ketiga wilayah tersebut belum sepenuhnya padam. Hingga akhir operasi pemadaman, sejumlah lokasi masih mengeluarkan asap.

"Meski telah dilakukan puluhan kali pengeboman air, kebakaran di ketiga wilayah tersebut belum sepenuhnya padam. Hingga akhir operasi pemadaman, kondisi lokasi kebakaran masih mengeluarkan asap," ujarnya.

Luas lahan terbakar di Kecamatan Cengal diperkirakan mencapai 10 hektare, dengan empat hektare di antaranya berhasil dipadamkan. Kemudian, di Kecamatan Sungai Menang, dari sekitar delapan hektare lahan terbakar, tiga hektare berhasil dipadamkan. Adapun di Kecamatan Pedamaran, dari tiga hektare lahan terbakar, dua hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan.

Tim Satgas BPBD OKU melakukan pendinginan di lokasi karhutla guna mencegah munculnya titik api, Rabu (5/8/2026). ANTARA/HO-BPBD OKU


Kondisi hujan yang belum merata dengan intensitas ringan menyebabkan sejumlah titik kebakaran belum sepenuhnya padam. Oleh karena itu, BPBD Sumsel masih melanjutkan pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik kebakaran yang mengeluarkan asap untuk mencegah api kembali membesar dan meluas.

"Meski sudah hujan, pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik kebakaran yang masih mengeluarkan asap untuk mencegah api kembali membesar dan meluas, tetap dilakukan," kata Sudirnan.

(Lukman Diah Sari)