Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Tutup LAGA Perubahan Sulsel-Sulbar, Surya Paloh Ajak Kader NasDem Jaga Militansi
Lukman Diah Sari • 27 October 2025 13:02
Jakarta: Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menutup secara resmi kegiatan Laboratorium Gerakan (LAGA) Perubahan dan Bimbingan Teknis Partai NasDem Angkatan XI yang diikuti ratusan kader NasDem asal Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar). Kegiatan itu dilakukan di Kampus Akademi Bela Negara (ABN) Parta NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu, 26 Oktober 2026.
Dalam orasi penutupan, Surya Paloh menekankan pentingnya menjaga semangat militansi, solidaritas, dan kesadaran politik di tengah tantangan zaman yang terus berubah. Surya Paloh menegaskan bahwa Partai NasDem harus terus melahirkan kader-kader tangguh dan gigih dalam memperjuangkan nilai perubahan.
“Harapan itu rupanya tidak meleset. Hari ini, angkatan kesebelas dari LAGA Perubahan ini menjadi hantaran dan laboratorium politik yang nyata, proses pendidikan politik yang dilakukan oleh partai untuk para fungsionaris dan kader-kadernya,” ujar Surya Paloh.
Baca Juga :
Surya Paloh Tegaskan NasDem Dukung Pemerintahan Prabowo Tanpa Harus Masuk Kabinet

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menyapa kader.
Lebih jauh, orang nomor satu di Partai NasDem itu menyinggung kondisi sosial masyarakat yang menurutnya masih jauh dari ideal. Surya Paloh mengingatkan seluruh kader agar tidak terlena, melainkan terus bekerja keras untuk menjaga marwah partai sebagai gerakan perubahan yang sesungguhnya. Surya Paloh juga menegaskan kembali jati diri Partai NasDem sebagai partai yang lahir untuk memberikan arti dalam proses pendidikan politik di Indonesia, sebuah proses yang tidak hanya berhenti pada simbol dan penampilan, melainkan pada nilai dan esensi perjuangan.
“NasDem didirikan untuk memberikan sesuatu yang berarti bagi proses pendidikan politik yang lebih hebat, yang lebih mendekati nilai-nilai dan penghargaan terhadap nilai-nilai, values dibandingkan berhenti pada pendekatan-pendekatan kulit aksesoris semata," kata Surya Paloh.
Lebih jauh, Surya Paloh menegaskan bahwa kepemimpinan di Partai NasDem bukanlah sesuatu yang abadi. Surya Paloh menekankan pentingnya regenerasi dan kesiapan setiap kader untuk mengambil peran sesuai dengan waktu dan kapasitasnya.
"Satu modal besar adalah ketika kita memahami kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri kita, kapan kita harus berjalan dan menapak, siap menghadapi tantangan, kapan pula kita barangkali harus bisa sebagai penasihat bukan menjadi kapten dalam kesebelasan. Ini semua tantangan kita," jelas Surya Paloh.
Baca Juga :
Surya Paloh Lantik Pengurus DPW NasDem Lampung
Menurut Surya Paloh, proses menjadi partai pemenang itu tidak datang begitu saja melainkan hasil kerja keras dari kader partai dan kemauan bersama untuk mempersatukan seluruh barisan agar memiliki tingkat soliditas yang kuat serta atas dasar kemampuan visi yang dimiliki leadernya di daerah.
“Dua provinsi hari ini telah mengalami pendidikan kader selama tiga hari. Ini membesarkan hati saya. Satu di antara dua provinsi ini menjadi pemenang di wilayahnya. Kita beri tepuk tangan untuk Sulawesi Selatan," tutup Surya Paloh. (WH)