Kapasitas Talenta Kreatif Diperkuat untuk Hadapi Digitalisasi

Ilustrasi media sosial. Foto- Medcom.id

Kapasitas Talenta Kreatif Diperkuat untuk Hadapi Digitalisasi

M Sholahadhin Azhar • 20 October 2026 14:18

Jakarta: Kapasitas talenta kreatif di Indonesia diperkuat, sehingga mereka dapat beradaptasi dengan perkembangan digital. Penguatan melalui kompetensi komunikasi, public speaking, dan hosting.

“Penguatan talenta tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan. Yang ingin kami dorong adalah bagaimana keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pekerjaan, pengembangan karya, dan penciptaan peluang ekonomi," kata Direktur Televisi dan Radio Kementerian Ekonomi Kreatif, Radi Manggala, dalam keterangan tertulis, Selasa, 20 Oktober 2026.

Hal tersebut menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan daya saing talenta radio dan podcast sekaligus memperluas peluang karir di industri kreatif. Penguatan melalui program Aktivasi Creative Hub Subsektor Televisi dan Radio, Direktorat Televisi dan Radio, Deputi Bidang Kreativitas Media, menyelenggarakan workshop bertajuk “Public Speaking dan Teknik Hosting pada Media Digital” di Angkringan Tepi Danau, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu, 18 Oktober 2026.
 


"Kemampuan berkomunikasi, membawakan program, serta mengembangkan konten merupakan modal penting bagi talenta radio dan podcast untuk meningkatkan daya saing di tengah perubahan industri media," kata Radi.

Kegiatan ini diikuti 50 peserta dari kalangan pelaku radio, podcaster, mahasiswa, dan masyarakat kreatif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju World Conference on Creative Economy (WCCE) pada 21–23 Oktober 2026 dan peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional pada 24 Oktober 2026.

"Momentum WCCE dan Hari Ekonomi Kreatif Nasional juga menjadi pengingat bahwa penguatan ekonomi kreatif perlu dimulai dari talenta dan potensi daerah,” ujar Radi

Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi membekali peserta dengan keterampilan praktis. Hal tersebut dapat diterapkan dalam produksi konten, pengembangan personal branding, serta penguatan profesionalitas sebagai penyiar, host, dan kreator media digital.


Workshop terkait industri kreatif. Foto: Istimewa

Workshop menghadirkan Ricky Rahim dan Egard Dewo sebagai narasumber. Peserta memperoleh materi dasar public speaking, teknik menjadi host pada media digital, pengembangan kemampuan komunikasi, serta teknik membangun interaksi dengan audiens. Sesi praktik dan simulasi turut diberikan agar peserta dapat menguji dan menerapkan keterampilan.

Salah satu narasumber, Ricky Rahim, menekankan pentingnya kemampuan komunikasi yang didukung pemahaman terhadap karakter audiens dan platform.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, turut menekankan pentingnya kolaborasi dalam memperluas akses pengembangan kapasitas bagi talenta lokal.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat kompetensi generasi muda, memperluas jejaring, dan mendorong lahirnya talenta lokal, khususnya di Batam, yang mampu memanfaatkan peluang industri kreatif digital,” ujar Ardiwinata.

(M Sholahadhin Azhar)