Polisi olah TKP aksi pelemparan batu ke bus rombongan suporter Persija Jakarta di Cirebon.
Polisi Selidiki Pelemparan Bus Suporter Persija di Tol Palikanci
Ahmad Rofahan • 13 October 2026 22:28
Cirebon: Polres Cirebon Kota menyelidiki aksi pelemparan batu terhadap bus yang mengangkut rombongan suporter Persija Jakarta di Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) KM 199, wilayah Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Insiden tersebut mengakibatkan dua penumpang mengalami luka-luka.
Untuk mengusut kejadian itu, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan personel Polsek Kedawung, Pamapta Polres Cirebon Kota, Satreskrim, Satintelkam, unit identifikasi Polres Cirebon Kota dan Polresta Cirebon, serta petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Barat.
Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan batu berukuran besar yang diduga digunakan untuk menyerang bus. Polisi juga mengamankan temuan berupa serpihan kaca yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut.
Kapolsek Kedawung Kompol Nasori mengatakan identitas pelaku pelemparan yang menyebabkan dua orang terluka masih belum diketahui.
"Kalau pelakunya, masih dalam proses penyelidikan," ujar Nasori, Selasa, 13 Oktober 2026.
Nasori menduga aksi tersebut dilakukan lebih dari lima orang. Para pelaku diduga melempari bus rombongan suporter sepak bola yang sedang dalam perjalanan pulang menuju Jakarta.
"Pelaku diduga lebih dari lima orang," kata Nasori.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, pelemparan diduga dilakukan dari tepi jalan tol yang berada tepat di bawah jembatan.

Penyerangan bus rombongan Persib U18 di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah. Tangkapan layar video di media sosial.
Polisi juga menemukan sejumlah benda berupa batu dan pecahan kaca di sekitar lokasi kejadian. Temuan tersebut diduga berkaitan dengan aksi pelemparan terhadap bus suporter Persija.
"Aksi pelemparannya dilakukan dari pinggir jalan tol," ujar Nasori.
Akibat kejadian itu, kaca depan sebelah kiri dan kaca samping kiri bagian tengah bus mengalami kerusakan. Dua penumpang yang dilaporkan terluka masing-masing berinisial PR, 23, dan AA, 25.
Kedua korban sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Cirebon. Sementara itu, polisi masih menyelidiki kejadian tersebut untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.