Content Creator Jadi Pilihan Karier Gen Z, Ekonomi Digital Buka Peluang Baru

Ilustrasi. Foto: Dok Pexels

Content Creator Jadi Pilihan Karier Gen Z, Ekonomi Digital Buka Peluang Baru

Eko Nordiansyah • 27 October 2026 13:50

Jakarta: Profesi content creator atau kreator konten semakin mendapat ruang di tengah perkembangan teknologi dan media sosial. Bagi generasi muda, ruang digital tidak hanya menjadi tempat berkomunikasi dan mencari hiburan, tetapi juga membuka peluang untuk berkarya, mengembangkan keterampilan, dan membangun usaha.

Dalam kegiatan CommuniAction di Malang yang diselenggarakan pada Februari 2026, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong generasi muda memanfaatkan ruang digital secara kreatif dan bertanggung jawab.

Direktur Informasi Publik Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Nursodik Gunarjo, menyebut generasi muda memiliki peran penting dalam perkembangan komunikasi digital. Ia berharap generasi muda yang banyak berkarya sebagai kreator konten dapat bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Generasi Muda Punya Peluang di Ekonomi Kreatif

Potensi generasi muda juga terlihat dalam perkembangan ekonomi kreatif Indonesia. Dalam kegiatan Karya Kreatif Indonesia 2026 di Jakarta, Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas A. M. Djiwandono menyampaikan bahwa Gen Z dan milenial memiliki potensi sebagai penggerak inovasi, kewirausahaan, dan regenerasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Thomas menekankan generasi muda perlu mengambil peran lebih besar, tidak hanya sebagai konsumen produk kreatif, tetapi juga sebagai pencipta karya, inovator, dan wirausaha baru. Perkembangan ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki ruang untuk memanfaatkan kreativitas dan teknologi digital dalam kegiatan ekonomi.
(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

Ekonomi Kreatif Membuka Ruang Berkarya

BPS bersama Kementerian Ekonomi Kreatif menerbitkan Statistik Ekonomi Kreatif pada Juni 2026. Publikasi tersebut mencakup indikator Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif, ekspor barang ekonomi kreatif, dan penyerapan tenaga kerja.

Data tersebut menjadi dasar untuk melihat perkembangan kegiatan ekonomi kreatif di Indonesia, yang mencakup beragam aktivitas usaha yang mengandalkan kreativitas, keterampilan, dan inovasi. Bagi generasi muda, perkembangan ekonomi kreatif membuka ruang untuk mengembangkan kemampuan dan menghasilkan karya.

Kreator Konten Perlu Bertanggung Jawab

Namun, Komdigi mengingatkan bahwa aktivitas di ruang digital memiliki risiko, seperti perundungan siber, konten berbahaya, dan penyalahgunaan data pribadi. Karena itu, kreator konten perlu menjaga keamanan data dan memastikan informasi yang dibagikan bermanfaat serta bertanggung jawab. Perkembangan ekonomi digital juga membuka peluang karier baru bagi generasi muda. (Hasri Khairunnisa)

(Eko Nordiansyah)