PHE ONWJ Dorong Rehabilitasi Pesisir Kepulauan Seribu

Penanaman 10 ribu pohon mangrove di area Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu. Foto: Dok PHE

PHE ONWJ Dorong Rehabilitasi Pesisir Kepulauan Seribu

Eko Nordiansyah • 5 October 2026 14:10

Kepulauan Seribu: Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) melaksanakan program rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman 10 ribu pohon mangrove. Kegiatan pelestarian lingkungan ini dipusatkan di area Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu.

Head of Communication Relations & CID PHE ONWJ Indra Darmawan mengatakan, inisiatif ini merupakan implementasi langsung dari program Alam Seribu, yakni komitmen perusahaan yang fokus pada pelestarian ekosistem mangrove di wilayah Kepulauan Seribu, sekaligus mitigasi perubahan iklim.

"Selain fungsi ekologis dalam menjaga ekosistem mangrove, kami merancang program ini agar ke depannya dapat memberikan dampak ekonomi yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat," ujar Indra dalam keterangan tertulis, Senin, 5 Oktober 2026.


(Penanaman 10 ribu pohon mangrove di area Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu. Foto: Dok PHE)

Libatkan pemberdayaan masyarakat

Pada program penanaman ini, PHE ONWJ menggandeng berbagai pihak, di antaranya Sentra Penyuluh Kehutanan Pedesaan (SPKP) Pulau Harapan dan Pulau Kelapa, Penyuluh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP), serta Kelompok Masyarakat Pegiat Mangrove (Alam Seribu).

Secara teknis, pelaksanaan program mengandalkan kerja sama dengan stakeholder setempat. Pihak SPKP memberikan pendampingan, sementara masyarakat lokal turun tangan langsung dalam proses penanaman bibit mangrove. Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan.

Lebih lanjut, Indra menegaskan, ada nilai sosial kuat yang terbangun dari kegiatan ini. Menurut dia, kerja sama di lapangan menumbuhkan kembali rasa gotong royong antar masyarakat lokal sehingga kepedulian dan kepemilikan akan kelestarian ekosistem mangrove di tempat tinggalnya akan meningkat.

"Melalui kegiatan ini, PHE ONWJ berharap kawasan pesisir Kepulauan Seribu memiliki sabuk hijau yang kuat untuk menahan abrasi, sekaligus membuka potensi ekowisata yang dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat sekitar di masa mendatang," kata dia.

(Eko Nordiansyah)