Menhut Sebut Sebagian Kru Helikopter Karhutla Dirujuk ke Jakarta dan Semarang

Menhut Raja Juli Antoni (kiri) saat mengunjungi kru helikopter yang jatuh di TN Tanjung Putin yang dirawat di Rumah Sakit TNI AD Tk. III Dr. R. Soeharsono, Banjarmasin. Foto: ANTARA/HO-Kemenhut.

Menhut Sebut Sebagian Kru Helikopter Karhutla Dirujuk ke Jakarta dan Semarang

Fachri Audhia Hafiez • 7 November 2026 14:08

Banjarmasin: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menjenguk lima kru Helikopter Mi-17V5 yang selamat dari insiden kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Sebagian dari mereka rencananya akan diberangkatkan ke kota lain untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

"Nanti ada yang dibawa ke Jakarta dan Semarang untuk dipindahkan dan mendapatkan perawatan," ujar Raja Juli di Rumah Sakit TNI AD Tk. III Dr. R. Soeharsono, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilansir Antara, dikutip Sabtu, 7 November 2026.
 


Raja Juli menjelaskan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para korban secara langsung sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam tugas penanggulangan karhutla. Saat tiba di rumah sakit, Raja Juli mendatangi satu per satu ruang perawatan kelima kru yang selamat, yakni Kapten Korps Penerbangan Febri, Kapten Korps Penerbangan Sugand, Letnan Dua Korps Penerbangan Fercis, Prajurit Satu Gilang, dan Sersan Kepala Kadiya.

Dalam kunjungan ini, Raja Juli didampingi oleh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Tk. III Dr. R. Soeharsono Banjarmasin Letkol Ckm (K) dr. Leidina Rachmadian, Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf. Roy Fakhrul Rozi, Dandim 1007/Banjarmasin Kolonel Czi Slamet Riyadi, serta Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin.


Menhut Raja Juli Antoni (jaket hitam) saat mengunjungi kru helikopter yang jatuh di TN Tanjung Putin yang dirawat di Rumah Sakit TNI AD Tk. III Dr. R. Soeharsono, Banjarmasin. Foto: Dok Kemenhut.

Karumkit Letkol Ckm (K) dr. Leidina Rachmadian menyatakan bahwa kondisi kelima korban saat ini berangsur membaik setelah sempat mengalami kelelahan dan lemas saat pertama kali tiba di rumah sakit.

"Sampai di sini kami lakukan pemeriksaan lengkap baik pemeriksaan darah maupun dengan pemeriksaan rontgen, hasilnya alhamdulillah tidak ada patah tulang. Di hari ini, hari kedua alhamdulillah sudah ada perbaikan, saat ini masih perlu penanganan lebih lanjut lagi," ungkap Leidina.

(Fachri Audhia Hafiez)