Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama di Singapore Open

Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama di Singapore Open

Achmad Zulfikar Fazli • 28 May 2026 21:12

Jakarta: Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan menyingkirkan unggulan pertama asal China Shi Yu Qi dengan skor 21-16, 19-21, 21-14 dalam babak 16 besar Singapore Open 2026 di Singapore Indoor Stadium, Kamis, 28 Mei 2026.

"Bahagia pastinya, bangga juga bisa mendapat pengalaman dari peringkat satu dunia. Tapi perjalanan belum cukup, karena masih ada babak-babak yang penting selanjutnya. Saya tetap harus fokus," kata Alwi usai pertandingan, dilansir dari Antara, Kamis, 28 Mei 2026.

Alwi mengaku terus melakukan evaluasi setelah kegagalannya membawa tim Indonesia lolos ke babak gugur di Piala Thomas 2026. Dia juga menjadikan kegagalan di Piala Thomas 2026 untuk semakin ingin membuktikan diri.

Pebulu tangkis berusia 21 tahun ini juga mulai bisa mengatasi perasaan takut dan melawan cemas ketika berada di atas lapangan.

"Saya percaya Tuhan selalu persiapkan rencana yang lebih baik buat saya jadi semuanya harus saya terima dengan cukup dewasa. Ini perjalanan yang sangat tidak mudah tapi saya harus menikmatinya apapun kondisinya," ungkap Alwi.

Alwi mengatakan pengalamannya yang kerap tampil menggebu-gebu untuk mengakhiri segera pertandingan, membuat dirinya menjadi jauh lebih terukur dalam menemukan ritme permainan menghadapi Shi Yu Qi.

"Beberapa kali saya belajar dari pengalaman, ketika saya terlalu ingin menang malah membuat blunder. Jadi ketika lepas gim kedua tadi, saya coba lebih tenang, balikin fokusnya lagi karena saya tahu pertandingan belum selesai dan kita masih punya kesempatan yang sama untuk menang," kata Alwi.

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan. Foto- ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Baca Juga: 

Undian Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Jumpa Lakshya Sen

Selanjutnya, juara Makau Terbuka 2025 ini akan bersua tunggal Jepang Kodai Naraoka pada babak perempat final. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026.

(Achmad Zulfikar Fazli)