Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto berbicara dalam temu media menjelang ASEAN Futsal Championship 2026 di Nonthaburi Hall, Thailand. Foto: ANTARA/HO-Federasi Futsal Indonesia.
Lolos Semifinal, Hector Souto Belum Puas Performa Timnas Futsal
Khoerun Nadif Rahmat • 7 April 2026 19:54
Jakarta: Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengaku belum sepenuhnya puas dengan performa anak asuhnya meski berhasil mengunci tiket semifinal Piala AFF 2026. Kepastian itu didapat usai skuat Garuda menundukkan Malaysia dengan skor tipis 1-0 di Nonthaburi Hall, Selasa, 7 April 2026.
"Chemistry antar pemain di beberapa momen tidak terlalu bagus, dan itu normal karena kelelahan dari kemarin. Hari ini lawan adalah pemain-pemain muda, mereka bersemangat untuk bermain bagus," ujar Hector Souto pascapertandingan dikutip dari Media Indonesia.
Souto secara khusus menyoroti situasi kritis di menit-menit akhir pertandingan. Meski mendominasi, ia menyayangkan keputusan pemain yang kehilangan penguasaan bola saat laga hanya menyisakan waktu kurang dari satu menit, yang nyaris membuat Malaysia menyamakan kedudukan.
Juru taktik asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa efisiensi dan kecerdasan dalam mengelola sisa waktu di lapangan adalah pelajaran berharga bagi futsal Indonesia. Ia berharap para pemain yang berlaga di liga profesional mampu menunjukkan kematangan bermain yang lebih baik.
"Ini adalah pelajaran untuk semua futsal Indonesia—itu adalah 38 detik menuju akhir pertandingan. Kita menguasai bola dan kita malah memutuskan untuk menembak, memberikan bola kepada lawan dan kita tidak mengontrol permainan. Kita harus bermain lebih pintar di menit terakhir. Jaga penguasaan bola, coba hindari masalah, dan coba hindari transisi," tegas Souto.

Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026. Foto: Federasi Futsal Indonesia.
Walau mencatat sejumlah kekurangan taktis, Souto tetap memberikan apresiasi atas kerja keras skuatnya. Indonesia mampu meredam strategi bola lambung yang diperagakan Malaysia sepanjang laga, meskipun penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah besar.
"Saya senang dengan hasil bagus, kita menang, dan kita coba main bagus, tapi kadang-kadang tidak main bagus. Malaysia main banyak bola lambung, oke, lambung. Dan ya, kita coba main 100 persen, tapi kadang-kadang tidak finishing bagus, tidak passing bagus," ujar Souto.
Kemenangan ini membawa Indonesia melaju ke fase gugur. Namun, Souto menekankan pentingnya peningkatan gaya permainan sebelum memasuki laga krusial di babak semifinal mendatang.