Kualitas Penjamah Makanan Diperkuat lewat Bimtek dan Percepatan Penerbitan SLHS

Bimtek penjamah makanan dan percepatan penerbitan SLHS. Foto: Istimewa

Kualitas Penjamah Makanan Diperkuat lewat Bimtek dan Percepatan Penerbitan SLHS

M Sholahadhin Azhar • 10 March 2026 20:13

Jakarta: Kualitas penjamah makanan sebagai operator program makan bergizi gratis (MBG), diperkuat. Yakni, melalui percepatan penyediaan sertifikat laik higiene sanitas (SLHS).

"Kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh bahan yang digunakan, tetapi juga oleh cara pengolahan, penyimpanan, dan penyajiannya," kata Deputi Bidang Penyaluran dan Penyediaan Badan Gizi Nasional (BGN), Brigjen (Purn) Suardi Samiran, dalam keterangan yang dikutip Selasa, 10 Maret 2026.

Hal tersebut diungkap Suardi saat membuka kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penjamah makanan program MBG. Sekaligus, percepatan penyediaan SLHS yang digelar serentak pada 7-8 Maret 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di delapan wilayah Kantor Koordinasi Program Pemenuhan Gizi (KPPG) yaitu KPPG Jakarta, KPPG Bogor, KPPG Bandung, KPPG Cirebon, KPPG Semarang, KPPG Sleman, KPPG Surabaya, dan KPPG Jember, dengan jumlah peserta mencapai 500 orang setiap harinya.

Standar keamanan pangan harus diterapkan secara menyeluruh. Yakni, dalam setiap tahapan operasional dapur satuan pelayanan (SPPG).

Melalui kegiatan bimtek penjamah makanan dan percepatan SLHS, pemerintah ingin memastikan, seluruh petugas terlibat memiliki pengetahuan. Termasuk, keterampilan, serta kesadaran yang memadai dalam menjalankan tugasnya di masing-masing SPPG,
 


Bimtek diberikan supaya penjamah dan pengelola SPPG, mendapat pemahaman yang lebih komprehensif. Terutama, mengenai standar keamanan pangan, termasuk prosedur yang harus dipenuhi dalam proses pengajuan dan penerbitan SLHS.

Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II Nurjaeni menegaskan kegiatan ini merupakan langkah awal. Yakni, dalam membangun mekanisme pendampingan dan pemantauan yang berkelanjutan terhadap operasional SPPG di berbagai daerah.

Melalui koordinasi lintas pihak, diharapkan proses pengurusan SLHS tidak berhenti pada tahap pelatihan semata. Sehingga, dapat berlanjut hingga terbitnya sertifikat serta penerapan standar higiene sanitasi secara konsisten di lapangan.


Bimtek penjamah makanan dan percepatan penerbitan SLHS. Foto: Istimewa

Pendekatan ini, kata dia, diharapkan mampu memperkuat tata kelola operasional dapur SPPG, meningkatkan kualitas pengolahan makanan, serta memastikan bahwa Program Makanan Bergizi Gratis benar-benar menghadirkan manfaat optimal bagi masyarakat melalui penyediaan pangan yang aman, sehat, dan berkualitas.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)