(Ilustrasi mudik. MI/Ramdani)
Lebaran 2026, Jawa Tengah Diprediksi Kedatangan 17 Juta Pemudik
Lukman Diah Sari • 10 March 2026 09:22
Semarang: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memastikan bahwa kesiapan untuk menyambut jutaan pemudik yang akan memasuki wilayah tersebut pada arus mudik Lebaran 2026. Jumlah pemudik yang bakal masuk Jawa Tengah diprakirakan mencapai lebih dari 17 juta.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, menekankan agar mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, seluruh bupati dan wali kota beserta forkopimda sudah dikumpulkan untuk memantapkan persiapan di masing-masing daerah.
"Rapat lintas sektoral ini untuk menyamakan persepsi dalam rangka kesiapan arus mudik dan balik. Diprediksi tahun ini ada sekitar 17.300.000 pemudik akan masuk tumplek blek ke wilayah Jateng," kata Lutfhi Hal saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral bersama bupati dan wali kota beserta forkopimda se-Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa, 10 Maret 2026, melansir Antara.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral bersama bupati dan wali kota beserta forkopimda se-Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (9/3/2026). (ANTARA/HO-Pemprov Jateng)
Langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Pemprov Jateng, meliputi pelaksanaan Posko Terpadu di Kantor Dinas Perhubungan Jateng, Posko Kewilayahan di enam Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan Wilayah se-Jateng. Posko di 23 Terminal Tipe B, serta patroli mobile di lokasi rawan macet (obyek wisata, pusat keramaian, pasar tumpah, dan lainnya).
Dilakukan pula pemasangan rambu portable, pemasangan 10 CCTV tambahan, pelaksanaan mudik dan balik rantau gratis, serta rampcheck kendaraan angkutan umum di 23 terminal tipe B, dan menyiapkan jalur-jalur alternatif. Untuk perbaikan jalan berlubang serta pemasangan rambu lalu lintas dan penerangan jalan, kata dia, terus dikebut dalam beberapa waktu terakhir.
"Operasi pasar kita perbanyak, saat ini sudah sampai sekitar 300-an, kegiatan dilakukan di seluruh kabupaten/kota," ujar Luthfi.
Selanjutnya, terkait dengan suplai energi seperti gas elpiji, bahan bakar minyak (BBM), dan listrik. Pertamina telah menyampaikan bahwa stok elpiji dan BBM untuk Jateng aman saat lebaran. Begitu halnya dengan listrik, kata dia, PLN sudah melakukan langkah-langkah untuk mengamankan distribusi, termasuk penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
"Gas cukup. Saya ingatkan masyarakat untuk tidak panic buying, nggak usah latah, nggak usah kemrungsung. Stok BBM sangat cukup, kemarin sudah cek ke lapangan, perwakilan Pertamina menyampaikan stok cukup untuk dua bulan ke depan," tegas dia.