Ilustrasi kekerasan anak. (Metrotvnews.com)
Laporan Dugaan Penculikan Anak Diproses Polisi, Ibu Ini Harap Kepastian
Deny Irwanto • 24 February 2026 21:05
Surabaya: Seorang ibu bernama Avril Waloeyo masih menanti kepastian hukum terkait dugaan penculikan anak yang dilaporkannya sejak Oktober 2025. Kasus tersebut kini memasuki tahap penyidikan dan ditangani oleh Polrestabes Surabaya.
Avril mengaku bersyukur karena proses hukum atas laporannya terus berjalan. Ia berharap penanganan kasus ini dapat memberikan kepastian hukum serta membuka jalan untuk kembali bertemu dengan anaknya yang kini berusia 3,5 tahun.
"Iya, saya mengapresiasi kinerja Polrestabes Surabaya karena laporan atas penculikan anak saya sudah naik sidik dan mereka juga sudah menunjukkan effort untuk membantu saya," ujar Avril Waloeyo dalam keterangannya dikutip, Selasa, 24 Februari 2026.

Avril Waloeyo menanti kabar anaknya. Dokumentasi/ istimewa
Menurut penuturan Avril, kejadian terjadi sekitar pukul 10.00–11.00 WIB ketika ibu angkatnya, Melanie Herijanto, 63, datang ke apartemen tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Ia disebut dapat masuk setelah mengambil salah satu kunci akses apartemen tanpa sepengetahuan Avril.
Saat itu, Melanie menyampaikan rencana membawa Owen, anak Avril, ke pusat perbelanjaan yang berada di bawah apartemen untuk bertemu Sindu Waloeyo dan berjanji akan segera kembali.
Namun setelah beberapa jam berlalu, anak tersebut tidak kunjung kembali dan Avril tidak memperoleh kabar mengenai keberadaannya. Ia mengaku sempat berusaha menghubungi Melanie, tetapi tidak mendapat respons.
Dalam kondisi khawatir, Avril kemudian memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
"Sebagai seorang ibu yang sangat khawatir, saya kemudian menghubungi polisi setempat. Petugas datang ke apartemen, dan saya menjelaskan seluruh kejadian. Dan saya berharap bisa mendapatkan keadilan dalam kasus ini dan semoga segera selesai," jelas Avril.
Kini, Avril berharap proses penyidikan dapat berjalan lancar sehingga persoalan yang dihadapinya segera menemukan titik terang.