Suasana peresmian Bahtera Kristoforus di Kampung Dosay, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Senin, 2 Februari 2026. Dokumentasi/ istimewa
Bahtera Kristoforus di Jayapura Jadi Ruang Pembinaan Spiritual Anak Papua
Deny Irwanto • 3 February 2026 21:37
Jayapura: Suasana hangat dan penuh makna mewarnai peresmian Bahtera Kristoforus di Kampung Dosay, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Senin, 2 Februari 2026. Bangunan yang digagas Pastor John Bunay, Pr itu ditetapkan sebagai bagian dari Pusat Spiritual Santo Yohanes Paulus II, yang diharapkan menjadi ruang pembinaan mental dan rohani bagi generasi muda Papua.
Wakil Gubernur Papua, Ariyoko Rumaropen, dalam kesempatan yang sama juga meresmikan Yayasan Santo Yohanes Paulus II serta melakukan penanaman pohon di area lokasi sebagai simbol pertumbuhan dan harapan.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Papua, kami memberikan apresiasi kepada Pastor John Bunay yang sudah membangun Bahtera Kristoforus dan Pusat Spritual Santo Yohanes Paulus II ini," kata Ariyoko saat melakukan peresmian dikutip Selasa, 3 Februari 2026.
"Bapak Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Papua mengucapkan selamat dan sukses atas Tabhisan Imamat Pastor John ke 25 tahun, semoga kedepan tetap setia untuk melayani umat yang ada di Papua," ungkapnya.

Suasana peresmian Bahtera Kristoforus di Kampung Dosay, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Senin, 2 Februari 2026. Dokumentasi/ istimewa
Sementara Pastor John Bunay menjelaskan pusat spiritual tersebut dibangun setelah dirinya kembali dari kegiatan kebaktian kebangunan rohani di Singapura. Baginya, pembangunan tempat ini merupakan bagian dari panggilan pelayanan panjang di Tanah Papua.
"Saya bersyukur Tuhan menyertai dalam tugas khusus, sehingga tidak pikir istri, anak, tetapi melayani manusia," ujarnya.
Bahtera Kristoforus dirancang dengan pendekatan simbolik yang merepresentasikan keragaman geografis dan budaya Papua. "Bahtera ini dibangun berbentuk perahu di bagian luarnya sebagai simbol wilayah pesisir. Sedangkan di dalamnya dibangun Honai, rumah adat dari wilayah pegunungan," jelasnya.
Kehadiran Bahtera Kristoforus diharapkan menjadi ruang teduh bagi pembinaan karakter, dialog, dan penguatan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat Papua yang beragam. Jika diperlukan, saya bisa turunkan juga versi lebih pendek untuk rilis cepat atau versi feature naratif lebih mendalam.