Pusat gempa di Pacitan, Jawa Timur, Jumat, 6 Februari 2026. (tangkapan layar)
224 Jiwa di Tiga Provinsi dan Lima Kabupaten Terdampak Gempa Pacitan
Silvana Febiari • 6 February 2026 22:06
Pacitan: Gempa bumi magnitudo 6,4 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur berdampak pada 224 jiwa di tiga provinsi dan lima kabupaten. Dampak gempa meliputi kerusakan rumah, fasilitas umum, dan korban luka-luka.
"(Sebanyak) 40 orang dilaporkan mengalami luka di Kabupaten Bantul, Provinsi DI Yogyakarta. Hingga saat ini, penanganan darurat dan pendataan lanjutan masih berlangsung di seluruh wilayah terdampak," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan pers, Jumat, 6 Februari 2026.
Gempa terjadi dengan pusat di laut pada koordinat 8,99 LS dan 111,18 BT, sekitar 90 km tenggara Kabupaten Pacitan, dengan kedalaman 10 km. Guncangan terasa kuat selama 2–3 detik di Pacitan dan Trenggalek, serta dirasakan di beberapa wilayah DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.
"Berdasarkan hasil analisis, gempa ini tidak berpotensi tsunami," ujar Abdul.
Baca Juga :
Gempa Pacitan Merobohkan Rumah di Kota Blitar
Wilayah terdampak meliputi Kabupaten Pacitan dan Trenggalek di Jawa Timur, Kabupaten Bantul di DI Yogyakarta, serta Kabupaten Sukoharjo, Karanganyar, dan Wonogiri di Jawa Tengah. Kerusakan materiil yang tercatat sementara berupa rumah dan fasilitas umum.
Di Jawa Timur, tercatat 29 unit rumah, satu fasilitas pendidikan, dan satu balai desa terdampak. Sementara di Jawa Tengah ada 18 unit rumah, lima fasilitas pendidikan, serta masing-masing satu fasilitas peribadatan, fasilitas kesehatan, dan fasilitas umum. Di DI Yogyakarta, dilaporkan delapan unit rumah serta fasilitas pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan tempat ibadah terdampak gempa.
BNPB terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi intensif dengan BPBD provinsi serta kabupaten/kota terdampak. "BNPB memberikan dukungan koordinasi, penguatan sistem komando penanganan darurat, serta kesiapsiagaan dukungan sumber daya sesuai kebutuhan di lapangan," jelas Abdul.
BPBD Kabupaten Pacitan, Trenggalek, dan Bantul telah melakukan monitoring pasca-gempa dan kaji cepat. Hingga kini, BPBD bersama unsur terkait masih melaksanakan penanganan darurat, pemantauan kondisi masyarakat, dan pendataan kerusakan lanjutan.

Pusat gempa di Pesisir selatan jawa, Pacitan. Foto: Antara
Sebelumnya, Gempa bumi tektonik magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah pesisir selatan Pulau Jawa, pada pukul 01.06 WIB, Jumat, 6 Februari 2026. Badan Meteorologi , Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di 90 kilometer tenggara Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
"Pusat gempa berada di laut," sebut BMKG dalam laman resminya.
Melansir Antara, Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Triadi Atmono menyampaikan, berdasarkan laporan resmi BMKG, pusat gempa berada sekitar 90 kilometer di perairan tenggara Kabupaten Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer.
“Informasi yang kami terima dari BMKG, gempa terjadi di laut dengan kedalaman dangkal,” ujar Triadi dalam pesan singkat di grup internal BPBD Trenggalek.