Pesawat kepresidean yang membawa rombongan Presiden Prabowo Subianto mendarat di Pangkalan Udara Seoul. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar.
Tiba di Seoul, Presiden Prabowo bakal Bertemu Pemimpin Korsel
Kautsar Widya Prabowo • 31 March 2026 18:18
Seoul: Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Udara Seoul (Seoul Air Base/K-16), Seongnam, Korea Selatan, pada Selasa, 31 Maret 2026, pukul 19.27 waktu setempat. Kedatangan Presiden Prabowo menandai dimulainya kunjungan resmi perdananya ke Negeri Ginseng.
Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden beserta rombongan mendarat dengan aman dan disambut sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan Kim Sungwhan, Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Yoon Soongu, serta Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan.
Kedatangan Presiden juga disambut dengan dentuman meriam sebanyak 21 kali yang menandakan penghormatan tertinggi kepada kepala negara. Selain itu, Presiden disambut oleh sejumlah petugas Kawal Istana yang menggunakan pakain tradsional Korea yaitu hanbok.
Usai penyambutan, Presiden Prabowo langsung masuk kedalam mobil untuk menuju tempat bermalam sebelum memulai agenda resmi keesokan harinya.

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Antara.
Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Korea Selatan, Blue House, pada Rabu, 1 April 2026.
Kunjungan ini juga bertepatan dengan 53 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Korea Selatan. Juru bicara Kantor Presiden Korea Selatan, Kang Yu-jung, sebelumnya menyampaikan bahwa kedua pemimpin akan membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis.
Sejumlah bidang yang menjadi fokus pembahasan meliputi kecerdasan buatan (AI), infrastruktur, perkapalan, energi nuklir, transisi energi, hingga industri kreatif budaya. Selain itu, kedua negara juga akan mendorong peningkatan kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan pertahanan.
Pertemuan ini diharapkan dapat membawa hubungan kemitraan strategis khusus antara Indonesia dan Korea Selatan ke tingkat yang lebih tinggi.