Relawan Longsor Cisarua Diberikan Suntik Anti Tetanus

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat menyiapkan suntik anti tetanus bagi relawan yang terlibat proses evakuasi korban longsor Cisarua, Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

Relawan Longsor Cisarua Diberikan Suntik Anti Tetanus

Roni Kurniawan • 29 January 2026 11:13

Bandung: Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat menyiapkan suntik anti tetanus bagi relawan yang terlibat dalam proses evakuasi korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Langkah ini diambil untuk mencegah para relawan terpapar penyakit akibat risiko di lokasi longsor.

Kepala Dinkes Jabar, R. Vini Adiani Dewi mengatakan, suntik anti tetanus diberikan sebagai langkah pencegahan bagi relawan yang berisiko terluka akibat benda tajam di lokasi bencana. Sebab, masih banyak barang-barang milik warga yang terbawa longsor dan berpotensi melukai para relawan.

"Kami menyiapkan suntik anti tetanus dalam jumlah cukup. Jadi relawan tidak perlu khawatir, kami siap memberikan layanan tersebut," ujar Vini saat dihubungi, Kamis, 29 Januari 2026.
 


Selain menyiapkan suntik anti tetanus, Dinkes Jabar juga telah mengirimkan tim kesehatan ke lokasi bencana serta menyiapkan Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Lanjut (FKTRL) untuk penanganan kasus kegawatdaruratan.

"Rumah sakit rujukan yang kami siapkan antara lain RSUD Welas Asih, RSUD Cibabat, RSUD Lembang, dan RS Dustira," kata Vini.


Evakuasi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. (Dok BNPB)


Vini menambahkan, Dinkes Jabar bersama Kementerian Kesehatan dan Dinkes Kabupaten Bandung Barat turut mendampingi kluster kesehatan dengan mengaktifkan Health Emergency Operation Center (HEOC).

"Kami juga melakukan monitoring dan evaluasi posko kesehatan, serta memberikan penyuluhan kepada para pengungsi terkait upaya menjaga kesehatan selama masa tanggap darurat bencana," tutur Vini.

Untuk mendukung proses identifikasi korban meninggal dunia, Dinkes Jabar bersama Dinkes KBB menyiapkan perlengkapan Disaster Victim Identification (DVI). Perlengkapan tersebut meliputi peti jenazah dan freezer jenazah.

"Kami berharap seluruh upaya ini dapat membantu, memperlancar, dan mempercepat proses penanganan bencana," ungkap Vini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)